BREAKING NEWS
 

Bukan Sekadar Rp 100 Triliun

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Minggu, 3 Agustus 2025 06:08 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Di Riau, ada beras yang dioplos dengan pakan ternak. Jumlahnya sampai 300 ton. Beras tersebut disebar ke banyak toko. Dijual mahal. Pelakunya sudah ditangkap.

Ini hanya satu kasus. Sangat mungkin ada kasus serupa di wilayah lain. Wajar kalau kemudian Presiden Prabowo, malam-malam memanggil sejumlah pejabat ke Istana, Rabu (30/7/25).

Baca juga : Bukan “Bangsa Oplosan”

“Rapat Malam-malam. Prabowo Keras Ke Pengoplos Beras,” demikian judul berita di halaman depan Rakyat Merdeka, Jumat (1/8/25). Saat itu, Presiden mengeluarkan perintah: segera tindak tegas pelaku pengoplos beras.

Perintahnya jelas dan urgen. Karena, kasus beras oplosan bukan sekadar soal kerugian 100 triliun rupiah per tahun. Ini tragedi pangan nasional yang berdampak luas.

Baca juga : Menangkal Serakahnomics

Ini menyangkut kesehatan konsumen yang bahkan bisa menyebabkan keracunan. Menyebabkan hilangnya kepercayaan terhadap sektor pangan dan sektor lainnya. Distrust yang meluas merupakan alarm bahaya.

Bagi para petani yang telah bekerja keras, ini bentuk pengkhianatan terhadap profesi mereka. Juga bisa berdampak terhadap minat anak-anak muda untuk menjadi petani.

Baca juga : Bukan Sekadar “Angka Miskin”

“Ngapain jadi petani kalau menjadi pengoplos untungnya bisa lebih banyak,” kira-kira begitu sikap yang bisa muncul dari para calon petani muda.

Adsense

Ini juga menyangkut kepercayaan terhadap sistem hukum. Perlu ditangani serius, tegas dan berkesinambungan. Jangan biarkan kasus-kasus seperti ini terus berlangsung. Tanpa batas. Tiada ujung.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense