Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Pemberian makanan gratis dalam skala besar sering dipandang sebagai simbol kepedulian. Iya, benar. Itu wujud kepedulian. Namun, kalau tanpa pengaturan yang jelas, tragedi bisa terjadi.
Kisah sedih inilah yang terjadi dalam acara pesta pernikahan anak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang digelar Jumat (18/7). Putra Dedi bernama Maula Akbar menikah dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.
Di acara tersebut disediakan panggung hiburan rakyat. Juga disediakan makanan gratis di iE Garut. Massa berdesak-desakan ketika hendak masuk pendopo.
Baca juga : Sat-Set Beras Oplosan
Akibatnya, tiga orang meninggal dunia: Vania Aprilia (8), Dewi Jubaedah (61), dan Bripka Cecep Saeful Bahri (39). Sebanyak 26 orang mengalami luka-luka.
Pesta besar tokoh popular, panggung hiburan, plus makanan gratis, menjadi kombinasi yang menggambarkan wajah Indonesia.
Wajah ini berhimpitan dengan wajah yang membahagiakan, yakni tarian pacu jalur di Riau yang menjadi trending global.
Baca juga : Miris! Bansos untuk Judol
Kerumunan massa di acara apa pun, perlu memperhatikan sisi keamanan dan kenyamanan massa. Juga antisipasi detail terhadap kerumunan, menghitung kapasitas ruang, serta koordinasi yang baik dari panitia penyelenggara.
Kasus seperti crowd crush ni bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Bahkan, insiden dalam pertandingan sepakbola yang menewaskan 127 orang serta ribuan lainnya terluka, menjadi catatan kelam dalam sejarah bangsa.
Dari situ kita mestinya belajar tentang potensi bahaya desak-desakan massa. Korea Selatan misalnya, belajar banyak dan serius dari kasus perayaan Halloween di distrik hiburan Itaewon, pada 2022.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.