RM.id Rakyat Merdeka - Situasi dan kondisi pasca demo besar akhir Agustus 2025, sudah terkendali. Tapi, bukan berarti masalah sudah teratasi. Inilah saatnya untuk lebih serius menyelesaikan akar masalahnya. Jangan terlena.
Beberapa pejabat misalnya, kabarnya sudah tidak terlihat lagi memakai jam tangan mewah berharga miliaran. Ketika tampil ke publik, podcast, atau TV, ada juga yang terlihat memakai jam tangan mewah, namun berusaha ditutupi.
Baca juga : Mengawal “Kue Rampasan”
Tampaknya ada upaya untuk menghindari risiko dan kritikan. Karena, begitu di-zoom, publik bisa dengan segera membandingkan harganya di marketplace. Kalau viral, bisa heboh dan berisiko.
Ketika semuanya berusaha tampil “merakyat, apakah perubahan ini akan mengubah realitas kehidupan rakyat yang terimpit aneka problem? Belum tentu.
Baca juga : “Fasad Baru Rumah Lama”
Kesederhanaan sejati seorang pejabat, termasuk anggota DPR, terletak pada kebijakan yang dihasilkannya. Terlihat dari keberpihakannya kepada rakyat. Serta integritas dan konsistensinya menjalankan amanah rakyat.
Apakah mereka bisa memperbaiki sistem pendidikan? Apakah bisa menciptakan lapangan kerja yang layak bagi jutaan pengangguran? Apakah bisa menahan diri untuk tidak korupsi? Apakah bisa menyelami denyut nadi dan suara kebatinan rakyat? Di situlah kesederhanaan sejati bertahta.
Baca juga : “Merayakan” Korupsi
Di tengah situasi dan kondisi yang mulai normal ini, dialog terbuka juga perlu terus digalakkan dan diperluas. Masyarakat, akademisi, maupun sektor swasta, harus diajak bicara. Didengarkan aspirasinya.
Menumbuhkan empati serta mendengarkan aspirasi berbagai kelompok dan lapisan masyarakat, sangat penting. Supaya solusi yang komprehensif dan tepat sasaran, bisa segera diambil.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.