BREAKING NEWS
 

Gembok Kecil Di Pintu Gudang

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Minggu, 9 November 2025 05:52 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Hanya dalam lima hari, Gubernur Riau dan Bupati Ponorogo terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Ini rekor. Mengapa masih banyak yang terjerat?

Politik biaya tinggi saat Pilkada, bahkan sampai puluhan miliar rupiah, menjadi salah satu alasan yang sering disampaikan. Namun, menganggap biaya politik sebagai faktor tunggal adalah penyederhanaan masalah. Akar korupsi jauh lebih dalam, menancap pada sistem.

Baca juga : Mamdani Dan Indonesia

Pengawasan lemah, regulasi tumpul, serta potensi kolusi antara legislatif dan eksekutif, menjadi faktor penting lainnya. Gaya hidup konsumtif dan hedon, termasuk dari anggota keluarga, juga tak bisa diabaikan. Bahkan, gaya tersebut tak segan-segan dipertontonkan di ruang publik atau medsos.

Anjuran supaya tidak flexing di medsos sudah sering disampaikan. Namun itu kurang efektif. Tidak menyentuh akar masalah. Anjuran itu hanya fokus pada etika “pamer”, bukan etika “mendapatkan”. Ini ibarat pimpinan lembaga melihat pencuri berjalan santai keluar dari kantor sambil mengenakan mahkota berlian dan memanggul sekoper uang: “Hei! Kami tahu kamu membobol brankas. Sekarang, lepas mahkota itu! Kamu boleh membawa uangnya. Tapi ingat, jangan norak-norak amat saat memamerkannya. Ingatkan juga anak istrimu!”

Baca juga : Rutinitas Korupsi Kenapa Berulang?

Pencuri itu tersenyum lebar. Dia pulang, mengganti mahkota dengan topi jerami khas petani agar terlihat low profile saat berjalan-jalan membawa koper penuh uang curian. Aparat yang melihat tahu persis kamuflase itu, tetapi hanya bisa tersenyum kecut.

Adsense

Di sinilah budaya impunitas dan “tahu sama tahu” berkembang kian subur. Praktik korupsi kemudian menjadi “lumrah” karena sanksi lemah dan tidak memberi efek jera. Si pemilik topi jerami dan rekan-rekannya bisa berdalih, “yang lain juga mencuri mahkota dan berkoper-koper uang, bahkan lebih brutal, kenapa kita tidak bisa?”

Baca juga : Seperti Api Di Musim Panas

Oleh karena itu, diperlukan strategi menyeluruh dan total. Trisula Pemberantasan Korupsi: Penindakan, Pencegahan, dan Pendidikan, tetap menjadi kunci. Namun, trisula ini tidak boleh pincang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense