Sebelumnya
Tuchel menambahkan, anak-anak asuhnya bermain disiplin dan melakukan permainan yang bagus. “Kami bermain disiplin di dalam setiap ruang yang kami miliki. Penghargaan penuh untuk para pemain karena melakukannya itu lebih dari 90 menit. Kami hanya tidak beruntung untuk tidak lolos ke babak berikutnya,” terangnya.
Puncaknya yang membuat pelatih asal Jerman itu geram dengan pengadil di laga Real Madrid vs Chelsea itu ketika Marciniak malah tertawa bareng dengan Carlo Ancelotti usai peluit akhir.
“Saya kecewa dengan wasit yang bersenang-senang dengan Carlo Ancelotti. Saya tahu Carlo pria yang baik, tapi saya ingin pergi dan mengucapkan terima kasih atas pertandingan. Namun, saya melihat wasit tersenyum dan tertawa dengan pelatih lawan,” ucap Tuchel dikutip dari Evening Standard.
Sementara itu, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelottin menyebut, timnya mengalami banyak penderitaan dalam pertandingan. Namun kemenangan yang raih Los Blancos pada akhirnya membuatnya bahagia.
Baca juga : Duel Dendam Kesumat
“Semakin menderita, semakin bahagia saya,” kata Ancelotti dalam konferensi pers, seperti dilansir Reuters, Rabu (13/4).
Ancelotti memuji pemain-pemainnya karena tak mau menyerah, bahkan setelah tertinggal 0-3 ketika waktu tinggal 15 menit lagi sebelum Rodrygo menyamakan kedudukan menjadi 4-4 secara agregat untuk memaksa perpanjangan waktu di mana Karim Benzema membuat gol penentu dari sundulan.
“Kami menang karena kami punya energi untuk memastikan laga ini tetap hidup. Para pemain tampil berani dan menghadapi laga ini bak pejuang,” kata Ancelotti.
“Pertandingan memang sulit, kami sudah tahu itu, tetapi ternyata lebih rumit lagi. Setelah gol kedua mereka, tim kami mengalami penurunan psikologis, tetapi keajaiban stadion ini banyak membantu pemain dan tim untuk tak mau menyerah,” lanjutnya.
Baca juga : Dendam Lunas, El Real Di Puncak
Ancelotti mengaku perlu menenangkan diri dan mengevaluasi tim untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi.
Dia memuji daya juang Chelsea dan menyebut timnya tertekan lebih dari biasanya karena kehilangan bek terbaik Eder Militao yang diskors selain karena menderita cedera lutut dalam laga pekan lalu di Stamford Bridge.
“Kami harus bangga kepada apa yang kami lakukan, kami memainkan babak 16 besar yang berat melawan PSG, kini melawan juara bertahan Chelsea dalam perempat final untuk lolos ke semifinal, jadi saya tak bisa lebih bahagia lagi,” katanya.
Gelandang Real Madrid, Luka Modric berhasil menjadi bintang dalam pertandingan leg kedua babak perempat final Liga Champions melawan Chelsea.
Baca juga : Dapat Tiket Ke Qatar, Paman Sam Sumringah
Umpannya ke Rodrygo pada menit ke-80 berhasil menjadi awal mula kebangkitan Los Blancos yang bertanding di hadapan publiknya sendiri di Estadio Santiago Bernabeu.
Kemenangan agregat 5-4 atas Chelsea membuat Real Madrid lolos ke babak semifinal Liga Cahampions. Di babak empat besar, mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara Manchester City dan Atletico Madrid. Keduanya akan melakoni leg kedua perempat final Liga Champions pada Kamis dini hari, 14 April 2022. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.