BREAKING NEWS
 

Olimpiade Paris

Jeblok Di Indonesia Open, PBSI Gercep Perbaiki Kekurangan Jojo-Ginting

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : SAIFUL BAHRI
Minggu, 9 Juni 2024 05:27 WIB
Anthony Sinisuka Ginting. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hanya sekitar satu bulan jelang Olimpiade Paris 2024, performa dua pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, justru menampilkan performa kurang sip. Terbaru, keduanya kalah di babak pertama Indonesia Open 2024.

Pelatih tunggal putra Pemusatan Latihan Nasional Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pelatnas PBSI) Irwansyah menyadari performa kurang baik dari dua anak didiknya.

Dia mengaku akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki jelang olimpiade. Irwansyah mengatakan, hasil keduanya di Indonesia Open dianggap sebagai hal yang kurang menyenangkan.

Dia melihat, para pemain sedikit mengalami tekanan yang membuat performa mereka tidak keluar 100 persen. Inilah yang akan dievaluasi olehnya.

Sebab, masalah mengatasi tekanan ini menjadi aspek penting bagi para pemainnya untuk tampil di Paris. Dia bilang, para pemain harus terbiasa dengan tekanan.

Baca juga : Indonesia Open 2024, 2 Ganda Putri Langsung Tumbang

“Itu bukan alasan, inilah yang saya mau terus evaluasi agar bagus ke depannya,” ucap Irwansyah, saat ditemui di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pekan ini.

Untuk ke depannya, dia memastikan akan mengevaluasi anak asuhnya agar bisa tampil bagus di olimpiade. Namun, dia menampik jika Ginting dan Jonatan mengalami penurunan.

“Untuk Jonatan, kurang bisa tenang mengendalikan situasi dan tekanan. Pasti saya evaluasi untuk ke depan,” tambahnya.

Adsense

Menurutnya, kedua pemain sudah menjalani latihan yang bagus. Hanya saja, Jonatan tidak bisa keluar dari tekanan. Jadi, pemain yang karib disapa Jojo itu tegang. Tidak rileks untuk main dengan pola yang sudah dia terapkan.

“Bola gampang, tapi karena tangannya kenceng, jadi begitu. Out, nyangkut. Kurang rileks saja,” sambungnya.

Baca juga : Indonesia Berupaya Pangkas Kesenjangan Ekonomi Digital

Tetapi, pria asal Sumatera Utara itu mengaku tidak begitu khawatir tentang hasil kurang memuaskan anak asuhnya di Indonesia Open 2024. Evaluasi tentang mengatasi tekanan ini akan mendapat banyak bantuan terutama dari sisi psikologi.

“Kami punya tim, ada Ad-hoc juga, psikolog. Ini saya akan diskusi lagi untuk keluar dari tekanan itu,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Pelatih Tunggal Putri Indonesia Indra Wijaya mengatakan, pebulutangkis putri andalan Indonesia Gregoria Mariska Tunjung sudah mulai menunjukkan peningkatan performa yang cukup stabil. Itu terlihat pada beberapa turnamen menjelang Olimpiade Paris 2024.

Kata Indra, Gregoria telah memberikan penampilan yang baik dan semangat juang tinggi saat menghadapi pemain-pemain unggulan.

“Meskipun terkendala sedikit kondisinya, overall dia bisa mengatasinya,” ungkap Indra.

Baca juga : Puji Indonesia, PBB Beri Rekomendasi Atasi Kekeringan & Sanitasi Di Acara WWF

Dengan catatan ini, lanjutnya, Gregoria dan tim akan segera mengalihkan fokus pada program-program latihan. Demi memaksimalkan performanya di panggung olahraga terbesar, bulan depan. Dia bilang, latihan akan lebih intens.

“Persiapan menuju ke Olimpiade pastinya akan lebih fokus lagi. Recovery-nya harus dibereskan, waktunya cukup panjang,” tukas Indra. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense