Dark/Light Mode

Olimpiade Paris 2024, Angkat Besi Pede Bawa Pulang Medali

Kamis, 16 Mei 2024 05:42 WIB
Lifter Eko Yuli Irawan. (Foto : ist)
Lifter Eko Yuli Irawan. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) optimis Indonesia bisa meraih emas di pentas Olimpiade Paris 2024.

“Kita sudah mampu meloloskan tiga lifter ke Paris. Kita pun sudah menyiapkan para lifter sebaik mungkin. Semoga angkat besi akan berhasil menyumbang emas setelah selama enam olimpiade mampu mengamankan raihan medali Indonesia di Olimpiade,” kata  Rosan Perkasa Roeslani saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/5/2024). 

Pada Olimpiade 2024 Paris nanti, Indonesia telah meloloskan 3 atlet melalui babak kualifikasi yaitu Eko Yuli Irawan di kelas 61 kg, Rizki Juniansyah (73 kg) dan Nurul Akmal (81 kg).

Bagi Eko ini merupakan olimpiade kelima dalam kariernya. Kemudian Nurul ini olimpiade yang keduanya setelah di Olimpiade 2020 Tokyo. Dan, Rizki sebagai debutan di ajang event terbesar tingkat global itu. 

Baca juga : Di Depan Para Guru, BPDPKS Edukasikan Pentingnya Peran Sawit

Sebenarnya, kata Rosan, Indonesia bisa meloloskan empat atlet ke Olimpiade 2024 Paris. Namun, hal itu terganjal dengan adanya ketentuan kuota hanya satu lifter setiap negara dalam satu kelas.

“Kalau tidak ada ketentuan itu, Rahmat Erwin Abdullah dan Rizky Juniansyah yang merupakan mutiara di kelas 73kg secara angkatan bisa tampil di Paris. Namun karena harus memilih maka Rizki yang dipilih sesuai dengan hasil babak kualifikasi. 

“Tanpa mengecilkan peluang yang lainnya, tampaknya Rizky bisa meraih emas. Namun Eko dan Nurul bisa saja membuat kejutan. Apalagi bagi Eko yang tampil untuk kelima kalinya di olimpiade bisa memiliki motivasi besar untuk mengukir emas pada penampilan akhirnya,” ujar Rosan. 

Untuk Rosan sendiri, Olimpiade Paris merupakan olimpiade ketiga yang dihadirinya. Pertama di Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, 2016 memimpin tim angkat besi.

Baca juga : Olimpiade Paris 2024, Ini Wakil Indonesia Di Cabor Bulutangkis

Kemudian di Olimpiade 2020 Tokyo sebagai CdM Kontingen Indonesia. Makanya tidak mengherankan bila Rosan ingin melahirkan medali emas di penampilan ketiga angkat besi asuhannya di olimpiade.

Dalam mempersiapkan para lifter ke Paris, Rosan menyatakan, semuanya berjalan dengan baik. Disiplin atlet sangat tinggi dalam Pelatnas yang digelar di  Komplek Marinir, Kwini, Jakarta Pusat. Selain itu, PB PABSI juga menyertakan ahli gizi dan psikolog untuk mendukung persiapan para atlet. 

Untuk mendukung sukses misi memecahkan telor emas di Paris, Rosan merencanakan akan mengirim atlet lebih dulu ke Paris untuk penyesuaian iklim dan pengenalan medan pertandingan. 

“Pada olimpiade sebelumnya memang selalu kita berangkat lebih dulu untuk penyesuaian ini. Rencana ke Paris nanti juga demikian,” ucap Rosan sambil menambahkan, dirinya akan hadir mendampingi para lifter saat berjuang di negeri model itu. 

Baca juga : Munas 2024 Solo, Minerva Taran Pede Bisa Majukan PPJI

Menurut Rosan, angkat besi merupakan salah cabor prioritas baik untuk level Asia Tenggara hingga dunia. Selama ini angkat besi mendapat full support dari Kemenpora, KONI Pusat, NOC dan stakeholders lainnya.

Selain melakukan pembinaan berkesinambungan, Rosan menyatakan, PB PABSI aktif menyiapkan generasi pelapis untuk regenrasi atlet. Dalam program Pelatnas PABSI sebanyak 60% akan diberikan kepada para atlet junior dan 40% atlet senior.

"Dalam setiap keikutsertaan di olimpiade, kita selalu meraih medali, baik perak dan perunggu. Dan, insha Allah di Olimpiade 2024 Paris mendatang kita memiliki kesempatan meraih medali emas untuk pertama kali," harapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.