Sebelumnya
Norris tegas menolak disalahkan atas insiden tersebut. Dia mengaku tidak bisa melakukan apapun saat berada di pinggir trek. Meski menghormati Verstappen, dia menganggap, lawannya itu rela melakukan apapun untuk menang. Itu berimbas pada mobilnya. Timnya harus membangun kembali mobil yang rusak.
“Ini berdampak pada balapan di Silverstone, Inggris, akhir pekan ini,” ucapnya.
Norris dan Verstappen diketahui cukup dekat di luar balapan. Namun, Norris menunggu reaksi dari Verstappen atas insiden tersebut. Menurutnya, reaksi dari lawannya akan menjadi penentu persahabatan mereka di masa depan. Jika Verstappen bersikeras tidak merasa bersalah, maka Norris akan kehilangan rasa hormat pada Juara Dunia F1 tiga kali itu.
Baca juga : Data Bocor, Rakyat Harus Antisipasinya Gimana Ya
“Jika mengakui dirinya sedikit sembrono, maka saya akan respek,” tuturnya.
Kepala Tim (Team Principal) McLaren Andrea Stella menambahkan, hukuman penali waktu 10 detik pada Verstappen tidak cukup. Menurutnya, Verstapen perlu dihukum lebih keras, demi menghindari terulangnya insiden saat melawan Norris.
“Kecuali beberapa orang, seluruh dunia tahu siapa yang harus bertanggung jawab di insiden itu,” tegas Stella.
Baca juga : Prabowo Senang Dijenguk Jokowi
Dia bilang, jika insiden seperti tidak ditangani dengan baik, maka di masa depan akan terulang. Dia menyebut, insiden semacam itu tidak ditangani dengan baik di masa lalu, sehingga terulang saat ini. Dengan memberi hukuman lebih keras, maka tiap orang akan belajar. Dia bilang, ini bukan hanya soal balapan dan cara pembalap, tapi soal mengemudi sesuai dengan peraturan.
“Peraturan harus ditegakkan dengan cara yang efektif. Hukuman harus sebanding dengan dampaknya,” katanya.
Ditemui terpisah, Verstappen enggan merespons insidennya dengan Norris secara gamblang. Dia justru menyalahkan strategi timnya yang tidak berjalan dengan baik, hingga menyebabkan insiden tersebut. Kata dia, timnya telah melakukan sejumlah kesalahan di momen-momen krusial.
Baca juga : Hasil Survei LSI: Calon Gubernur Jateng Belum Ada yang Nendang
Dia bilang, start pertama balapannya cukup bagus. Tapi kemudian, dia terjebak traffic yang cukup padat, hingga akhirnya harus kehilangan banyak waktu. Padahal, seharusnya itu bisa mereka hindari. Kesalahan berikutnya adalah, ketika dia harus kehilangan banyak waktu saat pit stop ke-2. Itu membuat Norris bisa mendekat dengan jarak hingga 1 detik dari sebelumnya 8 detik.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 2 Juli 2024 dengan judul Insiden GP F1 Austria 2024, Norris: Verstappen Sembrono
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.