RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir terus bersih-bersih melakukan perbaikan sepak bola Indonesia. Setelah perbaikan timnas dan liga, giliran internal PSSI yang disasar.
Erick Thohir mengaku telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 43 pegawai PSSI. Ini bagian dari komitmen melakukan bersih-bersih di sepak bola.
Baca juga : Erick Thohir: Kementerian BUMN Berhasil Tuntaskan 92 Persen Proyek Strategis
"Saat saya terpilih, saya ingin memperbaiki sepak bola Indonesia, ini amanah masyarakat dan stakeholder sepakbola, komitmen pembangunan sepakbola yang bersih dan prestasi," ujarnya.
Erick menambahkan, tahun pertama kita bersih-bersih Timnas, selanjutnya adalah bersih-bersih kompetisi khususnya Liga 1. Dimana sejauh ini tak ada lagi match fixing yang terjadi di Liga 1.
Baca juga : Erick Thohir Konsisten Benahi Kesehatan Mental Karyawan BUMN
"PSSI adalah jantungnya sepakbola Indonesia, karena itu saya berusaha perbaiki. Bersama sekjen dan Exco kita melakukan perbaikan. Tidak mungkin PSSI tidak transparan," ujarnya
"Dalam melepas sejumlah pegawai PSSI bukan bentuk arogansi, tetapi kita bawa perusahaan HR dan melakukan assessment melakukan interview satu-satu, sekjen ketemu pegawai," ungkapnya
Baca juga : Erick Thohir Jempolin Aksi Bersih-bersih Suporter Indonesia
Erick menambahkan, saya tak mau dengan adanya intrik sebelumnya, dimana asset PSSI dikelola pribadi, kemudian ada juga kegiatan yang ada cashback, itu semua ditemukan dalam audit.
"Kita mau melakukan perbaikan secara menyeluruh, sekarang jantung nya PSSI, seluruh stakeholder sepakbola ingin sepakbola bersih dan prestasi. Tak mau polemik, kita akan jalan terus," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.