Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Serius Bersih-Bersih, Erick Minta Ernst & Young Audit PSSI
Jumat, 21 April 2023 12:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bergerak cepat menata keuangan induk organisasi sepakbola Indonesia itu.
Sehari setelah menyatakan siap melakukan audit keuangan terhadap PSSI, Erick langsung meneken kesepakatan dengan firma audit ternama, Ernst & Young untuk penjajakan rencana pelaksanaan audit forensik atas pencatatan keuangan PSSI.
Baca juga : Susu Mollie, Bersumber Dari Kambing Asli Swiss
Menjadi bagian utama dari aksi bersih-bersih, baik PSSI atau Liga.
"Bermula dari peristiwa kemarin, ketika ada inkonsistensi dalam pemberian hadiah juara liga. Ditengarai juga, ada ketidakjelasan dalam manajemen keuangan di PSSI. Karena itu, saya langsung tanda tangan MoU dengan pihak Ernst & Young Indonesia untuk mengadakan audit forensik atas pencatatan keuangan PSSI," papar Erick dalam keterangannya, Jumat (21/4).
Baca juga : Terapkan Transisi Energi Bersih, Graha Elnusa Raih Greenship Existing Building
Persoalan manajemen keuangan di tubuh pengelola sepak bola nasional mencuat, setelah muncul masalah ketidakkonsistenan pemberian bonus juara liga yang dilakukan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Kesimpangsiuran kerja sama antara LIB dengan PSSI, termasuk transfer pembayaran LIB ke PSSI, mendorong Erick melakukan langkah tegas berupa pemeriksaan. Agar manajemen keuangan, baik di PSSI dan selanjutnya di PT LIB, agar terbuka, transparan, dan akuntabel.
Baca juga : Erick: Pemerintah Dukung Penuh PSSI
"Sudah pasti kita semua, saya, pengurus, dan pecinta sepak bola mau soal keuangan yang kerusial ini terbuka. Apalagi, sepak bola ini milik rakyat. Kami hanya ditugaskan untuk membersihkan," jelas Erick.
"Audit ini diperlukan, agar terjadi kejelasan dan perbaikan pada pengelolaan keuangan pada seluruh pemangku kepentingan persepakbolaan Indonesia," tegasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya