BREAKING NEWS
 

Sukses Di Taiwan, Ana/Tiwi Dan Putri KW Fokus Ke Hong Kong Open 2024

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 10 September 2024 06:11 WIB
Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi. (Foto : PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sukses di Taiwan Open 2024, sang juara Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi dan runner up Putri Kusuma Wardani langsung mengalihkan fokusnya ke Hong Kong Open 2024.

Hong Kong Open 2024 dimulai hari ini dengan memainkan babak kualifikasi semua sektor dan babak 32 besar sektor ganda putra dan putri.

"Alhamdulillah kami sangat senang dengan pencapaian juara di Taipei kemarin. Ini menjadi gelar kedua kami sepanjang tahun. Menjadi modal untuk ke depannya meraih yang lebih lagi," kata Tiwi, sapaan akrab Amallia kepada Humas PBSI.

Baca juga : Gregoria Ngaku Gugup, Ini 15 Wakil Indonesia Di Ajang Hong Kong Open 2024

"Kami harus menjaga fokus dan istirahat harus cukup karena pertandingan beruntun dan ini sudah masuk minggu kedua. Sekaligus mempersiapkan mau bermain seperti apa nanti," sambung Ana.

Di waktu yang sempit, Ana/Tiwi berusaha untuk segera menyesuaikan diri dengan lapangan pertandingan.

Adsense

"Kondisi lapangan cukup berangin tapi kami berusaha sebaik mungkin untuk menyesuaikan di waktu yang sempit ini. Lawan pastinya semakin tangguh di turnamen yang levelnya lebih tinggi jadi kami tidak boleh lengah dari awal," ungkap Tiwi.

Baca juga : KADIIFA Gelar Pemilihan Putra Putri Tenun dan Songket Indonesia 2024

Sementara itu, dalam Manager's meeting Hong Kong Open 2024 ada perubahan undian karena ada beberapa pemain unggulan yang memutuskan mundur seperti Shi Yu Qi dan Li Shi Feng asal China dari sektor tunggal putra.

Anthony Sinisuka Ginting yang sedianya bakal bersua Lu Guang Zu (China) di babak 32 besar, namun setelah diundi ulang ia akan bertemu Toma Junior Popov dari Prancis.

Partai ini menjadi menarik karena terakhir kali Ginting bertemu Toma adalah saat penyisihan grup H Olimpiade Paris 2024.

Baca juga : Dubes Heri Happy Fikri & Daniel Lolos Semifinal Japan Open 2024

Saat itu, Ginting harus mengakui keunggulan Toma dengan permainan rubber game 19-21, 21-17, 15-21.

"Peraturan (undian) di Manager's meeting ini memang sekarang diterapkan BWF. Kami para pemain harus siap dengan perubahan-perubahan itu," ucap Ginting.

"Masih ada besok untuk mempersiapkan diri, mempelajari permainan Toma lagi dan menyiapkan strategi. Pastinya tidak mudah tapi saya akan berusaha maksimal," sahutnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense