BREAKING NEWS
 

Dipilih Erick Gantikan STY

Kluivert Harapan Baru Timnas Garuda

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 9 Januari 2025 08:41 WIB
Flyer selamat datang Patrick Kluivert. (Foto: Dok. PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memilih Patrick Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong (STY) menjadi pelatih Timnas Indonesia. Pelatih asal Belanda itu diharapkan bisa membawa Timnas Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.

PSSI secara resmi mengumumkan Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia, Rabu (8/1/2025). Mantan penyerang Ajax Amsterdam dan Barcelona itu dikontrak 2 tahun dengan opsi perpanjangan. Kluivert akan tiba di Tanah Air, Sabtu (11/1/2025). Kemudian, Minggu (12/1/2025), akan diperkenalkan secara resmi.

Dalam memoles Timnas Indonesia, Kluivert membawa Alex Pastoor dan Denny Landzaat sebagai asistennya. Selain kompratiotnya di Timnas Belanda tersebut, Kluivert juga akan dibantu dua pelatih lokal yang menjadi asisten.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga yakin, kedatangan Kluivert akan membuat skuad Garuda lebih kuat. Sebab, Timnas butuh sosok pelatih yang dihormati pemain diaspora Indonesia.

"Ketum (Erick Thohir) kan (pernah) mengelola klub Eropa di Serie A (Inter Milan). Pemain-pemain diaspora kita itu cara berpikirnya kan cara berpikir Eropa. Melihat tim pun Eropa," tutur Arya, Rabu (8/1/2025).

Baca juga : Minta Tambahan Kuota Haji, Prabowo Mau Lobi MBS

Contohnya, kata Arya, dalam hal pelatih, di Eropa biasa disebut dengan manajer. Manajer ini membawa sejumlah pelatih, seperti pelatih teknik, pelatih kiper, pelatih kebugaran, dan lainnya.

Arya menambahkan, Kluivert menjadi harapan baru Timnas Indonesia yang mengerti cara berpikir para pemain Timnas. Saat ini, banyak pemain Timnas diaspora yang berasal dari Belanda. Dan, Kluivert merupakan legenda Timnas Belanda.

"Maka dicari pelatih yang punya leadership, yang pemain diaspora kita itu sangat hormat. Dan pemain-pemain diaspora kita semakin lama levelnya semakin tinggi. Mereka butuh pelatih yang mereka dengarkan," urai Arya.

Kluivert pun antusias untuk segera melatih Timnas Indonesia. Dalam wawancara dengan De Telegraaf, dia menyatakan, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Mayoritas penduduk Indonesia juga sangat fanatik terhadap sepak bola. "Selain itu, kini ada peluang (lolos Piala Dunia)," tuturnya.

Adsense

Dia mengaku sudah mengenal Erick Thohir sejak tahun lalu, tepatnya saat menghadiri Piala Asia 2023, di Qatar awal 2024. Namun, saat itu mereka tidak membicarakan kursi kepelatihan Indonesia. Diakui Kluivert, saat itu Skuad Garuda memiliki pelatih yang sangat baik: STY. Di tribun VIP, Erick berbicara kepadanya tentang rencana besar sepak bola Indonesia.

Baca juga : 34 Anggota Kabinet Belum Lapor Kekayaan Ke KPK

Untuk lolos ke Piala Dunia, kata dia, bukan pekerjaan mudah. Namun, dirinya yakin peluang untuk lolos terbuka lebar.

Saat ini, Indonesia berada di peringkat ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak ketiga dengan raihan 6 poin. Koleksi angka Indonesia sama dengan Arab Saudi, China, dan Bahrain. Indonesia masih akan berhadapan dengan Australia, Bahrain, China, dan Jepang.

"Ini bukan grup yang mudah bersama Jepang, Australia, China, Arab Saudi, dan Bahrain. Dengan empat laga tersisa, posisi akhir kami ada di tangan kami sendiri," ucap juru taktik 48 tahun itu. 

Kluivert akan mengerahkan semua kemampuan agar Indonesia lolos Piala Dunia 2026. "Kami harus finis dua besar untuk mendapat tiket langsung. Peringkat 3 dan 4 masih mempunyai peluang," tegasnya.

Sebab itu, Kluivert membawa Pastoor dan Landzaat. Pastoor berpengalaman memegang sejumlah tim sejak 2002. Pekerjaan terakhirnya adalah menangani Almere City sedari Desember 2021 hingga akhir musim lalu. Prestasi terbaiknya mengantar tim itu promosi ke Eredivisie pada 2022/2023.

Baca juga : Ultah Ke-52 PDIP Dirayakan Sederhana

Pastoor dan Kluivert merupakan teman seangkatan saat mengambil kursus kepelatihan. "Kami nyambung banget. Dia menunjukkan sentuhan emasnya saat menangani Almere City. Dia seorang profesional," ungkap Kluivert.

Sedangkan Landzaat merupakan mantan anggota Timnas Belanda di era 2000-an. Pria 48 tahun itu lulusan akademi Ajax Amsterdam bareng Kluivert.

Landzaat sempat bermain di MVV, Willem II Tilburg, dan AZ Alkmaar, sebelum hijrah ke Wigan Athletic pada 2006. Dia kembali ke Belanda untuk memperkuat Feyenoord pada 2008 sebelum pensiun di Willem II pada 2014.

"Denny (Landzaa teman baik saya. Kami sama-sama bermain di tim muda Ajax, tapi yang penting dia adalah asisten yang loyal dan luar biasa. Dia sudah bekerja dengan John van den Brom dam Pascal Jansen, yang sudah mengenal kultur Indonesia dan bahkan bisa bicara bahasa sana. Alex dan Denny bagusnya pernah bekerja bareng di AZ. Saya rasa kami bertiga bisa bekerja dengan baik," ucapnya. 

Tak lupa, Kluivert mengucapkan terima kasih kepada Shin Tae-yong, yang telah membukakan jalan untuk Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia. "Kami memiliki peluang ke Piala Dunia di Amerika, Meksiko, dan Kanada," sambungnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense