RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Satgas Anti Mafia Bola Brigjen Hendro Pandowo menerima audiensi Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (18/2).
Sesmenpora memberi apresiasi dan menyambut baik dengan kelanjutan Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3, karena akan berdampak positif terhadap Kompetisi Sepak Bola di Indonesia.
Baca juga : Gunung Merapi Erupsi, Penerbangan Ke Yogyakarta Masih Normal
“Saya berharap tim Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 lebih serius jangan out of the box, tidak hanya semata-mata proses penyidikan dan penangkapan. Tapi bisa memberikan edukasi kepada publik dan klub,” ujar Gatot S. Dewa Broto di Polda Metro Jaya, Selasa (18/2).
Ada indikasi keterkaitan pengaturan skor dengan mafia perjudian. Satgas Anti Mafia Bola diharapkan dapat mengungkap persekongkolan antara bandar judi dengan wasit dan para pemain sepak bola di Indonesia.
Baca juga : Dukung Satgas Antimafia Bola, Menpora Ingin Sepakbola Bersih dari Pengaturan Skor
Perlu diketahui perputaran judi di Liga 1 sebesar USD 10 juta/pertandingan. Namanya pengaturan skor belum aman di Indonesia, makanya tim Satgas Anti Mafia Bola masih perlu dipertahankan,” terangnya.
Sejarah panjang penanggulangan pemberantasan mafia bola, Sesmenpora telah masuk ke Tim 9 yang mengusut pengaturan skor, misalnya pada pertandingam AFF 2010 ketika Indonesia diambang kemenangan.
Baca juga : Jelang Pilkada 2020, Kemendagri Pantau PAW Kepala Daerah
Masyarakat berharap besar atas kemajuan persepakbolaan Indonesia atas kinerja tim Satgas Anti Mafia Bola, karena sepak bola olahraga paling disukai dan digemari oleh masyarakat. [WUR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.