RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir terus memperkuat langkah strategis di sektor kepemudaan dan olahraga pada satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Setidaknya, ada delapan langkah strategis yang menjadi fokus utama dan akan terus dikawal Menpora Erick, sesuai arahan Presiden.
Salah satu prioritasnya adalah pembangunan karakter dan kepemimpinan bagi generasi muda berusia 16–30 tahun. Erick menegaskan, ke depan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkomitmen mencetak anak muda yang patriotik, cinta Tanah Air, dan berdaya saing di tengah derasnya arus globalisasi.
Baca juga : Di Hari Santri 2025, Bupati Serang: Jadikan Santri Garda Terdepan Indonesia Emas
“Kita juga ingin menciptakan pemuda yang gigih, pemuda yang pantang menyerah, siap bersaing dengan pemuda di dunia dan semua bisa menjadi bagian pembangunan bangsa kita yang lebih baik. Juga pemuda yang empati, pemuda yang memang peduli kepada lingkungan, peduli kepada sosial keluarga, hormat kepada orang tua dan lain-lainnya,” urai Menpora.
Menurut Erick, kegiatan yang melibatkan pemuda seperti Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR) sangat penting untuk membentuk karakter dan empati sejak dini. Termasuk juga olahraga yang sarat nilai sportivitas dan disiplin, berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia.
Karena itu, Menpora akan terus mendorong pelaksanaan berbagai kegiatan keolahragaan dengan melibatkan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
“Kita harus bisa menciptakan anak muda yang berani bermimpi, berkarya, dan cinta Tanah Air. Kita tanamkan ke mereka nilai-nilai patriotik, gigih, tetapi juga empati,” imbuhnya.
Baca juga : Erick Thohir Mau Genjot Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Kemenpora juga berkomitmen melanjutkan serta memperluas berbagai program kepemudaan yang telah berjalan. Setiap program akan dievaluasi agar semakin efektif dan berdampak, termasuk program Pemuda Bela Negara yang dinilai potensial menjadi payung besar kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, kerja sama antar kementerian dan lembaga juga akan dimaksimalkan. Salah satunya melalui program Pemuda Pelopor yang dijalankan bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).
“Kami sepakat program ini bukan hanya dilakukan per tahun, tetapi kita akan lakukan sampai 2029, sesuai masa kerja kami,” tegas Menpora Erick.
Baca juga : Ribuan Warga Padati Velodrome, Doakan Prabowo Bawa Indonesia Makmur
Melalui langkah-langkah tersebut, Erick Thohir menegaskan komitmennya mencetak generasi muda yang unggul, tangguh, dan berkarakter—sekaligus memperkuat pondasi pembangunan manusia Indonesia menuju masa depan yang lebih maju.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.