RM.id Rakyat Merdeka - Tim tenis putra Indonesia berpeluang besar menang setelah unggul 2-0 atas Togo pada hari pertama babak Playoff Piala Davis Grup II Dunia di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, kemarin.
Dua kemenangan tunggal menjadi fondasi kuat Merah Putih untuk mengunci hasil pada hari kedua pertandingan.
Muhammad Rifqi Fitriadi menyumbang poin pertama setelah menaklukkan Noah Koffi dengan skor meyakinkan 6-1, 6-1.
Baca juga : Prabowo 2 Periode Menggema di DPR
Dominasi Rifqi di baseline membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan sejak set awal.
Keunggulan Indonesia digandakan Justin Barki yang mengalahkan Kwami Stanislas Dussey 6-0, 6-3. Meski sempat melalui fase adaptasi di awal laga, Justin mampu mengendalikan tempo dan menutup pertandingan dua set langsung, termasuk melalui pukulan ace penentu.
Justin mengakui tampil di kandang memberi tekanan tersendiri, apalagi ini menjadi penampilan perdananya kembali di tim Davis setelah beberapa tahun. Namun pengalaman sebelumnya membantu mengatasi beban mental.
Baca juga : Indonesia-Australia Teken Traktat Keamanan Bersama
“Beregu berbeda dengan turnamen individu. Tekanannya terasa, tapi saya coba kelola dengan pengalaman yang ada,” ujarnya.
Keunggulan 2-0 juga membawa makna emosional bagi skuad Indonesia. Pada pertemuan tahun 2024, Indonesia kalah 2-3 dari Togo dan harus terdegradasi ke Grup III, pertama kalinya dalam sejarah. Setahun berselang, Indonesia kembali promosi ke Grup II Dunia setelah menyapu fase grup zona Asia/Oseania.
Rifqi menegaskan laga kali ini menjadi kesempatan penting untuk menebus hasil tersebut. Ia bahkan mengaku sejak awal berharap undian mempertemukan kembali Indonesia dengan Togo.
Baca juga : Istana Prihatin, Ajak Semua Berbenah
“Ini kesempatan revans. Kami ingin mengembalikan posisi dan harga diri tim,” kata Rifqi.
Pada hari kedua (Red-hari ini) Indonesia hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk memastikan kemenangan. Pasangan ganda Justin Barki/Christopher Rungkat dijadwalkan turun, sementara dua partai tunggal juga tetap dimainkan sesuai jadwal.
Kapten tim Sebastian da Costa memastikan tim tetap menurunkan komposisi terbaik demi mengunci kemenangan tanpa memberi celah kebangkitan bagi lawan. Jika mampu menutup laga lebih awal, Indonesia memastikan bertahan di Grup II Dunia sekaligus menuntaskan misi balas dendam atas Togo. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.