RM.id Rakyat Merdeka - Peluang Jannik Sinner untuk merebut kembali peringkat satu dunia dari Carlos Alcaraz semakin terbuka. Petenis Italia itu terus berupaya mengumpulkan trofi dari setiap turnamen tenis yang diikutinya.
Terbaru, Sinner dan pasangannya, Zizou Bergs, meraih kemenangan pada laga pembuka sektor ganda Rolex Monte-Carlo Masters di Monako, Minggu (5/4/2026).
Bermain di turnamen ATP Masters 1000 lapangan tanah liat, duet Italia-Belgia ini tampil meyakinkan pada debut mereka di Lapangan Rainier III. Keduanya sukses menundukkan sesama petenis spesialis tunggal, Tomas Machac dan Casper Ruud, lewat pertarungan dua set langsung 6-4 dan 7-5 dalam waktu 83 menit.
Baca juga : China-Rusia Turun Gunung Redakan Perang Di Timteng
Berdasarkan data ATP, pasangan ini tampil agresif dengan melepaskan delapan ace dan menuntaskan empat dari sembilan peluang break point. Pada babak selanjutnya, mereka bersiap menantang pemenang antara duo bersaudara Stefanos dan Pavlos Tsitsipas, atau unggulan kedelapan Guido Andreozzi dan Manuel Guinard.
Kejutan dari para petenis tunggal yang merajai sektor ganda di Monako juga datang dari pasangan asal Ceko, Jiri Lehecka dan Jakub Mensik. Mereka melangkah mulus ke babak kedua setelah menyingkirkan Karen Khachanov dan Andrey Rublev dengan skor 6-3 dan 6-4.
Ujian berat sudah menanti Lehecka dan Mensik di laga berikutnya, karena mereka akan berhadapan dengan unggulan keempat sekaligus juara bertahan Australian Open, Christian Harrison dan Neal Skupski.
Baca juga : Jennifer Coppen, Berharap Hubner Sayang Anaknya
Di balik euforia kemenangan gandanya, fokus utama Sinner tetap tertuju pada peta persaingan tunggal putra yang sangat ketat. Peluangnya untuk menggeser Alcaraz dari puncak peringkat ATP bisa terwujud jika ia berhasil mengangkat trofi di Monako, turnamen yang pernah membawanya menembus babak semifi nal sebanyak dua kali.
Meski begitu, Sinner sangat menyadari bahwa langkahnya di lapangan tanah liat tidak akan mudah. Alcaraz berstatus sebagai juara bertahan di turnamen ini dan memiliki rekor luar biasa sepanjang musim lalu dengan torehan 22 kemenangan serta hanya satu kekalahan di permukaan tersebut.
Panasnya persaingan ini semakin nyata jika melihat klasemen akhir tahun ATP Live Race To Turin. Alcaraz yang berada di posisi pertama kini hanya berjarak 50 poin dari Sinner yang membayanginya di posisi kedua.
Baca juga : Prabowo Kecam Serangan Terhadap 3 TNI di Lebanon
Menanggapi berbagai skenario perebutan peringkat tersebut, Sinner memahami betul situasinya namun menolak terbebani hitung-hitungan matematis. Ia menegaskan bahwa takhta nomor satu tidak akan ditentukan hanya dari hasil satu turnamen, mengingat jadwal kompetisi masih sangat panjang.
Petenis Italia itu memilih untuk menikmati setiap pertandingan di lapangan kesukaannya dan fokus meraih kemenangan demi kemenangan. Alih-alih memikirkan peringkat, ambisi utama Sinner di Monako adalah menambah koleksi gelar juaranya.
“Ketika Anda adalah pemain top, Anda bertujuan untuk memenangi trofi,” ujar Sinner dilansir ATP Tour. “Poin-poinnya tidak terlalu penting,” pungkasnya. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.