BREAKING NEWS
 

Bermarkas di Meksiko

Timnas Iran Dilarang Nginap di Amerika

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 8 Juni 2026 08:44 WIB
Timnas Iran (Foto: Via Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Iran dilarang menginap di Amerika Serikat (AS) pada gelaran Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara: Meksiko, Kanada, dan AS. Timnas Iran pun memindahkan markas latihannya dari Arizona, AS, ke Tijuana, Meksiko.

Situasi ini terjadi karena konflik bersenjata antara AS dan Iran yang belum berakhir, sejak perang meletus pada akhir Februari 2026. AS berusaha membatasi delegasi dan official Timnas Iran lewat izin visa. AS juga menolak memberikan izin masuk bagi 15 staf administrasi dan manajemen Timnas Iran. Mereka takut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyelinap masuk ke negeri Paman Sam.

Piala Dunia akan dibuka dengan laga Meksiko vs Afrika Selatan pada Kamis (11/6/2026), di Estadio Azteca, Mexico City, Meksiko. Sedangkan Iran baru akan bermain pada Senin (15/6/2026), melawan Selandia Baru, di Stadion Los Angeles, AS.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut, pihaknya akan memantau ketat delegasi Iran yang memiliki hubungan dengan IRGC sepanjang gelaran Piala Dunia ini.

Baca juga : DPR-Pemerintah-BI Bersatu Kuatkan Rupiah

"Kami tidak memiliki masalah dengan para atlet, seperti yang telah kami nyatakan sebelumnya, atau staf pendukung mereka. Tetapi yang tidak kami izinkan mereka memasukkan orang dalam delegasi yang memiliki hubungan dengan IRGC atau hal-hal semacam itu," kata Rubio, seperti dikutip ABC News.

Karena pembatasan ketat ini, Duta Besar Iran untuk Meksiko Abolfazl Pasandideh mengecam AS. "Kami meyakini bahwa olahraga seharusnya menjadi jembatan yang mempertemukan masyarakat, bukan alat untuk memberlakukan pembatasan atau pengucilan," kata Pasandideh, seperti dikutip AFP, Sabtu (6/6/2026).

Skuad Piala Dunia Iran harus memasuki dan meninggalkan wilayah AS di hari yang sama dengan pertandingan yang dimainkan. "Kami bisa masuk di pagi hari dan harus keluar di hari yang sama," sambungnya.

Adsense

Pernyataan Pasandideh diluruskan juru bicara Timnas Iran, Amir Mahdi Alavi. Dia menyebut, pemain memegang visa masuk ganda (multiple entry) diizinkan tiba di lokasi pertandingan satu hingga dua hari sebelum laga dimulai.

Baca juga : Prabowo: Saya Sering Diejek, Nggak Apa-apa

Upaya skuad Iran untuk tetap bisa mengikuti Piala Dunia 2026 amat sulit. Mereka harus menghabiskan waktu hampir tiga minggu di kamp pelatihan di Antalya, Turki, untuk mengajukan visa perjalanan ke Meksiko, Kanada, dan AS. 

Malam sebelum keberangkatan Timnas Iran ke Meksiko, Sabtu (6/6/2026), para pemain akhirnya menerima visa AS. Namun, sebagian staf pendukung Iran tetap tak bisa masuk AS karenanya visanya ditolak. 

Kedutaan Besar Iran di Turki mengecam keras ada visa staf pendukung yang tetap ditolak. Termasuk Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj, Wakil Ketua Federasi, hingga direktur media tim. Mehdi ditolak masuk AS karena diketahui sebagai mantan anggota Garda Revolusi Iran.

Di Piala Dunia 2026, Iran berada di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Semua pertandingan Grup G digelar di Stadion Los Angeles. Iran akan bertanding lawan Selandia Baru pada 15 Juni, lawan Belgia pada 21, dan lawan Mesir pada 26 Juni.

Baca juga : Jelang Muktamar, 2 Menteri Berebut Kursi Ketum PBNU

Iran memperoleh tiket ke Piala Dunia 2026 lewat babak kualifikasi zona Asia (AFC). Tim asuhan Amir Ghalenoei tampil konsisten sepanjang putaran ketiga kualifikasi dan finish di papan atas Grup A, mengamankan satu tiket otomatis ke putaran final. Iran mengakhiri fase kualifikasi dengan koleksi 23 poin, unggul dua angka di atas Uzbekistan. 

Iran menjadi salah satu negara Asia yang rutin berlaga di Piala Dunia. Ini merupakan penampilan ketujuh Team Melli di putaran final Piala Dunia. Sebelum 2026, mereka tampil enam kali yakni pada 1978, 1998, 2006, 2014, 2018, dan 2022. Meski demikian, Iran belum pernah berhasil melangkah lolos ke fase gugur.

Pada Piala Dunia 2026, Timnas Iran bertekad mencetak sejarah, lolos fase grup. Meskipun persaingan di Grup G diprediksi berlangsung ketat. Belgia menjadi unggulan utama. Mesir, dengan megabintang Mohamed Salah, juga difavoritkan lolos ke fase grup. Sedangkan Selandia Baru berpotensi jadi kuda hitam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense