BREAKING NEWS
 

Cabut Jatah Kuota Tiket

AS Larang Fans Iran Nonton di Stadion

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 11 Juni 2026 08:41 WIB
Timnas Iran (Foto: Via Reuters)

RM.id  Rakyat Merdeka - Otoritas Amerika Serikat (AS) melarang para suporter Iran nonton tim kebanggaan mereka di stadion saat Piala Dunia 2026. AS telah mencabut alokasi tiket untuk para fans Iran.

Kabar pencabutan alokasi tiket ini disampaikan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI). FFIRI sangat kesal dengan keputusan AS itu. "AS sekali lagi bertindak menghalangi kehadiran pendukung Iran di stadion," tulis FFIRI, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Rabu (10/6/2026).

Di Piala Dunia 2026, Iran berada di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Pertandingannya akan digelar di Stadion Los Angeles (SoFi Stadium).

FFIRI menyatakan, peraturan FIFA menetapkan ada alokasi 8 persen dari seluruh tiket untuk setiap pertandingan yang diberikan kepada federasi yang berpartisipasi. Oleh federasi, tiket tersebut didistribusikan kepada fans melalui saluran resmi.

Baca juga : Pemerintah Tambah Bantuan Beras 3 Bulan

FFIRI pun telah memulai penjualan tiket untuk pertandingan babak penyisihan grup antara Iran melawan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Penjualan dilakukan setelah mereka menerima kuota. Beberapa penggemar telah melakukan pengaturan perjalanan yang diperlukan.

"Namun, lewat langkah yang tak terduga, alokasi yang diberikan kepada Federasi Sepak Bola Iran telah ditarik. Federasi bahkan tidak dapat menyediakan satu tiket pun kepada pendukung Tim Nasional," tambah pernyataan FFIRI.

FFIRI menegaskan, langkah ini bertentangan dengan semangat kompetisi internasional dan prinsip kesetaraan di antara negara-negara peserta. Apalagi, sebelum soal tiket ini, Timnas Iran telah mengalami sejumlah hambatan di Piala Dunia 2026.

Adsense

Sebelumnya, AS menolak mengeluarkan visa untuk 15 staf Timnas Iran. Termasuk Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj, yang juga diketahui mantan anggota Garda Revolusi Islam (IRGC). Alasannya, khawatir IRGC menyelinap masuk ke negeri Paman Sam.

Baca juga : 2 Hari Alami Kenaikan, IHSG & Rupiah Bertenaga Lagi

Skuad Timnas Iran juga dilarang menginap di AS. Mereka akhirnya memindahkan markas latihan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana, Meksiko, yang berbatasan dengan California.

FFIRI pun menyerukan FIFA dan penyelenggara turnamen menjunjung tinggi prinsip netralitas, keadilan, dan peraturan yang telah ditetapkan. "Kami berharap FIFA menyediakan kondisi yang diperlukan bagi para pendukung Iran," pintanya.

Menanggapi hal ini, FIFA mengaku berupaya keras membantu agar fans Timnas Iran tetap bisa hadir langsung menonton di stadion. FIFA menyatakan, permasalahan distribusi tiket di Iran menjadi kompleks karena harus mematuhi berbagai ketentuan yang berlaku di AS, termasuk pembatasan yang ditetapkan Office of Foreign Assets Control (OFAC). Aturan tersebut membatasi perusahaan atau lembaga yang berbasis di AS dalam memproses transaksi tertentu.

Melalui kebijakan sanksi perdagangannya, OFAC secara efektif menghambat Iran untuk melakukan pembelian tiket. Akibatnya, apabila tidak ditemukan solusi atas persoalan ini, jatah tiket yang dialokasikan bagi Iran akan dikembalikan ke pasar untuk dijual kembali.

Minta Pakai Ban Lengan Hitam

Baca juga : Harga BBM & Elpiji Subsidi Untuk Rakyat Kecil Tidak Naik

Federasi Sepak Bola Iran tengah mengajukan permohonan kepada FIFA untuk memakai ban lengan hitam saat menghadapi Mesir di 26 Juni nanti. Akun X resmi Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia menjelaskan, hal itu untuk menghormati Hari Asyura atau tanggal 10 Muharram.

"Pertandingan tersebut bertepatan dengan Hari Asyura, sebuah hari yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam untuk mengenang pengorbanan, keteguhan, dan perjuangan menegakkan kebenaran," tulis akun @IraninIndonesia, Rabu (10/6/2026).

"Melalui simbol sederhana ini, Iran berharap dapat menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang diusung Asyura di panggung sepak bola dunia," sambungnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense