RM.id Rakyat Merdeka - Iga Swiatek akhirnya menemukan kembali permainan terbaiknya di Toronto. Petenis Polandia itu menutup perjalanan gemilang di National Bank Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan 6-2, 6-3 atas Elena Rybakina dalam waktu 75 menit.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjangnya untuk meraih gelar pertama musim ini.
Selain menambah koleksi trofi, kemenangan di Toronto menjadi gelar WTA 1000 ke-12 sepanjang kariernya. Prestasi ini melampaui Aryna Sabalenka yang mengoleksi 11 gelar pada kategori yang sama.
Swiatek kini hanya berada satu gelar di belakang Serena Williams yang masih memegang rekor dengan 13 gelar WTA 1000 sejak format tersebut diperkenalkan pada 2009.
Baca juga : RAPBN 2027 Diarahkan untuk 8 Program Prioritas
Lebih penting lagi, kemenangan atas Rybakina memperlihatkan bahwa Swiatek bukan hanya sedang memenangkan sebuah turnamen. Ia seperti sedang memulihkan sesuatu yang sempat hilang dalam beberapa bulan terakhir: kepercayaan diri.
“Anda adalah pesaing yang hebat, dan selalu sulit bermain melawan Anda,” kata Swiatek dalam seremoni penyerahan trofi , Jumat (14/8/2026).
Ia menyebut keduanya telah memainkan banyak pertandingan penting dan meyakini persaingan mereka masih akan melahirkan banyak pertemuan besar.
Hasil di Toronto juga mengubah catatan pertemuan kedua pemain. Swiatek kini unggul 7-6 atas Rybakina dalam pertemuan di WTA Tour setelah sebelumnya kalah dalam dua pertandingan terakhir. Ini merupakan final kedua yang mempertemukan mereka, dan seperti final sebelumnya, Swiatek kembali menang dalam dua set langsung.
Baca juga : Prabowo Akui Banyak Janji Belum Ditunaikan
Ada alasan lain mengapa gelar ini terasa istimewa. Swiatek datang ke Kanada bukan sebagai pemain yang sedang berada dalam puncak kepercayaan diri. Sebaliknya, musim 2026 berjalan jauh di bawah standar yang selama ini melekat pada namanya.
Sebelum Toronto, Swiatek belum sekalipun mencapai final. Peringkatnya merosot hingga posisi kedelapan dunia, sementara peluangnya menuju WTA Finals mulai terancam. Bagi pemain yang telah enam kali menjuarai turnamen Grand Slam, situasi tersebut tentu terasa tidak biasa.
Namun, Toronto mengubah suasana itu dengan cepat. Swiatek membuka turnamen dengan kemenangan telak dan hanya kehilangan enam gim dalam dua pertandingan pertamanya. Setelah harus bekerja keras melewati Marta Kostyuk di babak 16 besar, ia kembali tampil dominan dengan menundukkan Diana Shnaider 6-1, 6-2 di perempat final.
Di semifinal, Swiatek mendapatkan kesempatan untuk membalas dua kekalahan tiga set dari Elina Svitolina pada awal musim. Ia mengambil kesempatan tersebut dengan kemenangan tiga set dan memastikan tempat di final.
Baca juga : Sugiono Tuan Rumahnya Sekjen, Parpol Koalisi Rapatkan Barisan
Kemudian datang Rybakina. Menghadapi petenis peringkat kedua dunia yang baru saja melewati rangkaian pertandingan panjang, Swiatek bermain seolah-olah tidak ingin memberi ruang sedikit pun kepada lawannya untuk bernapas. Rybakina melakukan dua kesalahan ganda pada gim pembuka dan kehilangan servis. Sejak saat itu, Swiatek memegang kendali pertandingan.
Set pertama hanya berlangsung kurang dari 30 menit. Rybakina sempat memberikan perlawanan pada awal set kedua, tetapi Swiatek kembali mematahkan servisnya untuk unggul 3-2. Setelah mempertahankan keunggulan, ia menutup pertandingan dengan break terakhir melalui pukulan backhand winner.
Dominasi tersebut menjadi gambaran yang cukup jelas mengenai perubahan Swiatek selama sepekan di Toronto. Ia bermain dengan agresivitas yang selama ini menjadi ciri khasnya, tetapi kali ini juga terlihat lebih tenang dalam menentukan kapan harus menyerang dan kapan mempertahankan reli.
Swiatek sendiri tidak memberikan jawaban rumit ketika ditanya mengapa ia terlihat begitu sulit dihentikan dalam pertandingan final.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.