BREAKING NEWS
 

Boccia Indonesia Borong 3 Emas di Kejuaraan Dunia Seoul

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Selasa, 8 September 2026 05:48 WIB
Tim Boccia di Kejuaraan Dunia Seoul, Korsel. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim boccia Indonesia mencatat sejarah manis pada debutnya di World Boccia Championship 2026 di Seoul, Korea Selatan. Tiga medali emas dan satu perak berhasil dibawa pulang dari kejuaraan dunia yang berlangsung 24 Agustus-4 September 2026 tersebut.

Raihan itu sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara dengan koleksi emas terbanyak. Thailand mengantongi dua emas dan dua perak, sedangkan Hong Kong meraih satu emas, dua perak, dan dua perunggu.

Tiga emas Indonesia dipersembahkan Handayani di nomor BC1 putri, Muhammad Afrizal Syafa pada BC1 putra, serta tim mixed BC1/BC2 yang diperkuat Afrizal, Felix Ardi Yudha, dan Gischa Zayana. Felix juga menyumbang perak dari nomor BC2 putra.

Baca juga : Prabowo Siapkan Kapal Induk Jadi Pangkalan Helikopter Pemadam Karhutla

Pelatih boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, menyebut hasil tersebut sesuai dengan proyeksi tim pelatih.

Adsense

"Raihan medali di setiap kelas sebenarnya sudah kita prediksi, termasuk juga dengan lawan-lawannya. Kita bisa pegang di kelas BC1 putra dan putri, serta BC2 putra di kategori tim. Ini hasil yang sesuai prediksi," kata Islah, Minggu (6/9/2026).

Prestasi di Seoul menjadi modal penting menuju Paralimpiade Los Angeles 2028. Poin dari kejuaraan dunia dinilai memiliki bobot besar dalam pemeringkatan.

Baca juga : 7 Bandara Ditutup Hingga 23.59 WIB, Termasuk Bandara Soetta dan Halim

"Kita cukup fokus di BC1 putri karena kemarin belum lolos ke Paralimpiade Paris 2024. Tahun ini kita kejar dari ajang World Cup, berhasil podium terus dan akhirnya kemarin bisa mempertahankan prestasinya," ujar Islah.

Selanjutnya, tim boccia Indonesia membidik Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, 18-24 Oktober. Waktu sekitar satu bulan akan dimaksimalkan untuk evaluasi dan persiapan.

Handayani pun langsung fokus memperbaiki teknik permainan. "Kalau evaluasi dari saya harus matengin lagi bola pertama sama bola jauh. Targetnya, Bismillah bisa podium tertinggi, minimal sampai final," ungkapnya.

Baca juga : Paspor Malaysia Masa Berlaku 10 Tahun Kini Bisa Diurus di Jakarta

Sementara Felix akan memperkuat mental dan kecepatan mengambil keputusan. "Kalau saya pribadi evaluasinya lebih ke mentalitas, dan juga cara berpikir yang dituntut untuk lebih cepat dalam mengambil keputusan yang bijak dan eksekusinya lebih matang lagi," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense