RM.id Rakyat Merdeka - Justin Gaethje mengklaim mengantongi teknik mengalahkan Khabib Nurmagomedov pada ajang UFC 254 di Octagon, 24 Oktober mendatang.
Gaethje menyebut ‘zona kematian’ sebagai salah satu strategi untuk membuat Khabib terdesak. Strategi yang dimaksud adalah dengan melancarkan serangan-serangan brutal dan sporadis.
Baca juga : SaladStop! Buka Gerai ke 16 di Indonesia
Dengan demikian, Khabib tak punya peluang menerapkan gaya bertarung terutama dalam pertarungan bawah. Petarung asal Rusia itu dikenal sangat bagus dalam pertarungan bawah dan kuncian-kuncian di Octagon.
“Bakal ada zona (jarak) di depan saya dan itu tidak terlalu besar. Itu akan menjadi ‘zona kematian.’ Saya yang terbaik dalam menciptakan pembantaian,” ujar Gaethje.
Baca juga : Latihan Perdana Timnas, Ini Kesan Para Pemain
Gaethje memenangkan gelar juara interim di UFC kelas ringan setelah menang TKO atas Tony Ferguson. Ferguson sebenarnya merupakan lawan dari Khabib. Namun, Khabib memutuskan mundur setelah mengaku tak bisa ke luar Rusia karena pandemi virus corona (Covid-19) usai kembali dari Amerika Serikat.
Khabib sebelumnya optimistis mengalahkan Gaethje pada laga UFC 254. “Gaethje pribadi yang sangat ramah dan lawan yang bagus untuk saya. Tapi, ketika octagon ditutup dia harus siap bukan hanya untuk pertarungan tinju. Saya akan membawa dia ke lautan terdalam dan menenggelamkan dia. Insyaallah,” tulis Khabib. [KW]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.