Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
RM.id Rakyat Merdeka - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berkomitmen mendorong perdamaian Papua. KNPI, sebagai organisasi kepemudaan, bakal melakukan aksi-aksi nyata demi damainya Papua.
Komitmen itu terlihat dalam diskusi rutin yang digelar DPP KNPI dengan tajuk, “Pembangunan Papua Dalam Pendekatan Kesejahteraan Sosial”, Jumat.
Baca juga : Kejar KKB yang Provokasi Massa di Papua
Ketua DPD KNPI Papua, Alberth G Wanimbo, mengatakan, pihaknya saat ini menjadi mediator antara tuntutan masyarakat dengan pihak pemerintah. Termasuk menjadi inisiator penyelesaian di tengah mayarakat.
“Kami harap semuanya berjalan lancar. Kami yakin sinergi semua pihak bakal mengakselerasi perdamaian di bumi Papua,” ujar Alberth, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/8).
Baca juga : DPR Dukung Pemerintah Kendalikan Impor Sampah
Alberth menilai, gelombang aksi terjadi lantaran nilai-nilai kemanusian yang direndahkan sekelompok orang. “Isu bergeser dari isu rasisme menjadi isu referendum atau politik,” tegas dia. Alberth pun meminta Pemerintah Pusat akses internet di Papua sehingga sama-sama mengetahui kondisi di Papua dan mencari solusinya.
Hal senada diungkapkan Ketua Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat DPP KNPI, Romi Pernando. Romy menegaskan bahwa permasalahan di Papua harus diselesaikan secara dialog dan kebudayaan melalui pendekatan kesejahteran sosial. “Bukan hanya soal infrastruktur, masyarakat Papua harus sebagai subjek dari pembangunan bukan hanya objek pembangunan sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang unggul,” jeas dia.
Baca juga : Demokrasi Kunci Sukses Proses Perdamaian Aceh
Anggota DPR dari PDIP, Rahmad Handoyo, sependapat dengan Romy. Kata dia, upaya perdamaian Papua harus dilakukan melalui pendekatan budaya dan pembangunan SDM yang berorientasi pada sosial. “Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan dialog. Marilah kita bersatu dan saling memaafkan,” pungkasnya. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya