Dark/Light Mode

Marshanda, Syok, Calon Suami Jatuh Dari Lantai 26

Selasa, 19 Agustus 2025 06:20 WIB
Marshanda. (Foto: Instagram/marshanda99)
Marshanda. (Foto: Instagram/marshanda99)

RM.id  Rakyat Merdeka - Artis Marshanda berbagi kisah sedih asmaranya yang dia tutup rapat-rapat selama dua tahun ke publik. Sang artis gagal menikah karena calon suami meninggal akibat terjatuh dari lantai 26 di salah satu apartemen di Jakarta.

Caca, sapaan Marshanda mengaku, kini sudah bisa menerima kisah duka itu. Melalui channel YouTube pribadinya, Caca menceritakan kejadian naas yang dialami sang kekasih.

Dia menuturkan, pada hari kejadian, rencananya sang pacar ingin ke dokter jantung untuk kontrol rutin. 

“Sore itu aku nungguin lama banget di lobi apartemennya. Aku telepon nggak diangkat-angkat. Selama enam bersama, dia nggak pernah mengalami serangan jantung,” kata Caca.

Baca juga : Prabowo: Yang Kaya Jangan Seenaknya

Caca mengisahkan, dia hampir bertunangan dengan kekasihnya. Sang pacar sudah ingin jadi mualaf satu minggu sebelum meninggal. 

“Dia udah ngomong ke mamaku akan menikahi aku sekitar semingguan sebelumnya. Dia datang dari California ke Jakarta untukku,” imbuhnya. Caca mendapat kabar kekasihnya meninggal dari manajemen apartemen. Pacarnya yang masih berwarga negara Amerika serikat, jatuh dari balkon unitnya di lantai 26 dan meninggal. Pihak manajemen awalnya tidak tahu yang meninggal itu pacarnya. Tapi, foto yang ia tunjukkan, sama dengan foto pihak manajemen yang menemukan jenazah lelaki di samping kolam renang akibat terjatuh.

“Mereka mencari KTP-nya. Dompetnya nggak ada di kantongnya. Mereka nggak tahu dia jatuh dari kamar lantai berapa, kamar mana. Jadi mereka nggak tahu sama sekali. Jenazahnya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Udah nggak di sini,” lanjutnya.

Mantan istrinya Ben Kasyafani itu lalu diminta naik ke unit tempat tinggal kekasihnya didampingi manajemen apartemen dan pihak kepolisian.

Baca juga : Yang Menarik di Sidang Tahunan MPR: Gibran Ganti Dasi, Puan Nyanyi Imagine

Setelah dimintai keterangan oleh polisi, menurut Caca, pihak kepolisian berdiskusi dengan kedutaan dan keluarga sang pacar di AS.

Kabar kematian itu membuat Caca sangat terpukul. Apalagi, dia dan kekasihnya tak ada komunikasi terakhir.

“Di mobil aku punya niat, aku bilang ke Allah, malam ini aku tidur mau mimpi ketemu sama almarhum. Kami belum ada good bye satu sama lain. Please kasih aku mimpi itu,” harapnya.

Apa yang diharapkan Caca terkabul, almarhum datang dalam mimpinya.

Baca juga : Mau Rawat Pengungsi Gaza, Menlu Bantah Lobi Israel

“Aku mimpi ketemu sama almarhum. Kami semua mengira dia bunuh diri kan jatuh dari balkon. Aku bilang, ‘Kamu ngapain? Apa yang kamu lakuin? Kenapa menghilangkan nyawamu sendiri?’,” curhatnya.

“Dia bilang aku nggak melakukan yang kamu kira. Pada saat dia ngomong, dada kiri aku panas berasa banget. ‘Aku di momen tadi itu kena serangan jantung dan aku sakit banget. Aku lihat sekitar, aku nggak kuat gerak, aku lagi di balkon. Aku lihat ke bawah. Aku mikir pilihannya sakit sampai mati di sini, apa aku loncat dari balkon dan sakitnya selesai lebih cepat’, dia bilang gitu. Aku cuma diam, saat dia ngomong itu dadaku terasa panas banget.

”Dalam mimpi, kekasihnya pamit dan itu sekaligus menjadi pertemuan terakhir mereka. Kekasihnya saat itu berpesan agar Caca bisa tetap menjadi diri sendiri. [TAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.