Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Pendukung Tidak Percaya Pakta Integritas Pj Bupati Dukung Ganjar
Immanuel Ebenezer: Kalau Memang Hoaks, Segera Laporkan Dong
Minggu, 19 November 2023 04:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pasangan Calon Presiden (Capres) - Calon Wakil Presiden (Cawapres), Ganjar Pranowo dan Mahfud MD digoyang beredarnya dokumen pakta integritas Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso, yang memberikan dukungan kepada Ganjar.
Pakta integritas itu berisi lima poin. Salah satu poinnya, pernyataan siap mencari dukungan dan memberikan kontribusi suara pada Pilpres 2024, minimal sebesar 60 persen +1 untuk kemenangan Ganjar sebagai Presiden di Kabupaten Sorong.
Isu yang sudah beredar luas, dokumen itu terungkap ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Yan Piet Mosso.
Baca juga : Eko Kuntadhi: Hanya Lucu-lucuan, Sumbernya Tak Jelas
Merespons beredarnya Pakta Integritas Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso, Ganjar membantah. Dia mengaku tidak punya kekuatan untuk mengatur Pj kepala daerah. "Tidaklah. Mana kekuatan kami?" kata Ganjar di KPU, Selasa (14/11).
Menurutnya, jika dokumen itu benar, maka harus ada penindakan. Namun, Ganjar mengaku tidak tahu mengenai pakta integritas tersebut.
Timses Ganjar-Mahfud, Eko Kuntadhi menampik pakta integritas tersebut. Bahkan, menurutnya, pakta integritas itu hoaks, dengan tujuan ingin menjatuhkan Ganjar. "Sumbernya tidak jelas," tandasnya.
Baca juga : Relawan Santri Dukung Ganjar Gotong Royong Renovasi Ruang Kelas Ponpes Saifullah
Namun, menurut
Timses Prabowo-Gibran, Immanuel Ebenezer, kalau memang hoaks, seharusnya pihak Ganjar bereaksi keras, memperkarakan pakta integritas itu. "Kalau itu memang hoaks, laporkan dan buktikan. Pidanakan yang membuat hoaks itu," tandasnya.
Berikut wawancara dengan Immanuel Ebenezer mengenai hal tersebut.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya