Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hadapi Pilgub Sulteng, PAN Dan Demokrat Pecah Kongsi
Viva Yoga Mauladi: Kami Saling Hormati Pilihan Masing-masing
Sebelumnya
Di Pilkada Sulteng, PAN mendukung Waketum NasDem Ahmad Ali. Apa pertimbangan PAN?
Alasan pertama, sebagai warga negara Indonesia, Ahmad Ali memiliki integritas pribadi yang baik. Ahmad Ali juga memiliki kapasitas, sehingga dapat memiliki visi untuk Sulteng.
Hanya itu alasannya?
Baca juga : Kamhar Lakumani: Konfigurasi Pusat Dan Daerah Berbeda
Ahmad Ali juga dekat dengan kami di PAN. Yang terpenting adalah, berdasarkan hasil survei, Ahmad Ali memiliki popularitas dan elektabilitas yang paling bagus di antara bakal calon yang lain.
Partai-partai KIM pecah kongsi di Pilkada Sulteng dan sejumlah Pilkada lain. Kenapa begitu?
Karena, konfigurasi politik Pilpres berbeda dengan konfigurasi Pilkada. Tidak seluruh konfigurasi politik daerah itu sama atau identik dengan pusat. Sehingga, tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan yang di luar KIM.
Baca juga : Pemerintah Mau Luncurkan Program B40 Tahun Depan
Apakah berpengaruh di KIM pusat?
Kami sesama pimpinan partai politik saling memahami kondisi di daerah. Kami saling mengerti. Situasi politik di daerah, tidak bisa 100 persen sama dengan nasional.
Tidak boleh baper, ya?
Baca juga : Barang Bodong Rugikan Negara
Kalau ada persamaan, kami upayakan kerja sama terus. Tapi, kalau ada perbedaan, kami saling menghormati pilihan masing-masing. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 13 Juli 2024 dengan judul "Hadapi Pilgub Sulteng, PAN Dan Demokrat Pecah Kongsi, Viva Yoga Mauladi: Kami Saling Hormati Pilihan Masing-masing"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.