Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rencana Subsidi Penumpang KRL Berbasis NIK, Tepat Sasaran Atau Diskriminatif?
Herman Khaeron: Butuh Data, Supaya Subsidi Tepat Sasaran
Rabu, 4 September 2024 07:40 WIB
Sebelumnya
Pemerintah kabarnya berencana memberikan subsidi bagi pengguna KRL, tapi berdasarkan NIK. Bagaimana pendapat Anda?
Ya, supaya tepat sasaran. Subsidi diberikan kepada pihak yang memang betul-betul membutuhkan. Saya kira, bukan untuk subsidi KRL saja. Tapi, untuk seluruh subsidi.
Banyak pihak yang mengkhawatirkan subsidi itu tidak tepat?
Jika ada anggapan seperti itu, harus dibangun sistem atau aplikasi yang memungkinkan subsidi tepat sasaran. Nah, ini kan masalah utama sekarang.
Baca juga : Partai Golkar Dukung Aksi Berantas Korupsi
Apakah banyak subsidi yang tidak tepat sasaran?
Iya, banyak subsidi yang tidak tepat sasaran. Karena itu, dari waktu ke waktu, terus diperbaiki dengan berbagai sistem.
Contohnya?
Seperti di Pertamina. Sekarang sudah menggunakan barcode untuk mengisi bensin subsidi. Nah, ini juga sama, semestinya menggunakan NIK.
Baca juga : INA Digital Memudahkan Akses Untuk Masyarakat
Jika menggunakan NIK, apakah bisa lebih clear?
Dengan NIK, bisa by name, by address. Semestinya, memang by name by address. Supaya tepat sasaran. Makanya, butuh data untuk menjamin bahwa subsidi ini dipercaya.
Banyak pihak yang menolak ini. Bagaimana pandangan Anda?
Mekanisme untuk sampai kepada penduduk, memang butuh proses. REN
Baca juga : Ingat, Sekarang Belum Waktunya Kampanye Ya!
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 4 September 2024 dengan judul "Rencana Subsidi Penumpang KRL Berbasis NIK, Tepat Sasaran Atau Diskriminatif?, Herman Khaeron: Butuh Data, Supaya Subsidi Tepat Sasaran"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya