Dark/Light Mode

Kinerja Perusahaan Pelat Merah Terbukti Ciamik

Kementerian BUMN Layak Dapat Tambahan Anggaran

Kamis, 12 September 2024 07:05 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan), Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kiri), dan sejumlah pejabat di ruang Komisi VI DPR, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/24). Foto: TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan), Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kiri), dan sejumlah pejabat di ruang Komisi VI DPR, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/24). Foto: TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangat layak mendapatkan tambahan anggaran. Apalagi, Kementerian yang dipimpin Erick Thohir tersebut menargetkan dividen perusahaan pelat merah untuk negara, meningkat.

Pengamat ekonomi Ryan Kiryanto mengatakan, kebutuhan anggaran, jangan dilihat besar atau kecil nilai yang diusulkan atau didapatkan.

“Melainkan, dengan anggaran itu apa yang mau dikerjakan. Maka, perlu dilihat program-programnya, target-target yang ingin dicapai di tahun 2025,” ujar Ryan kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Dalam beberapa tahun terakhir, kata Ryan, sejumlah perbaikan dan restrukturisasi terus dilakukan Kementerian BUMN guna menjaga kinerja perusahaan pelat merah. Khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi global yang turut berimbas ke kondisi ekonomi di dalam negeri.

“Kita bisa lihat, kinerja BUMN sepanjang tahun ini sudah oke. Ini juga merupakan tugas Pak Erick untuk mengelola BUMN yang sangat sehat, sehat saja dan yang kurang sehat,” katanya.

Baca juga : Bahlil: Pemerintah Siapin Sweetener Buat Investor

Karenanya, dengan adanya anggaran yang sesuai kebutuhan, diharapkan pengawasan juga berjalan lebih maksimal ke depannya.

Apalagi sejauh ini, kata Ryan, BUMN yang sehat sukses menyumbang dividen ke negara. Sehingga seharusnya Erick tidak perlu bersusah payah untuk meyakinkan, bahwa usulan anggaran itu demi mendukung pencapaian target dividen.

“Berdasarkan komitmen BUMN, pada tahun depan dividen dipatok sebesar Rp 90 triliun,” ucapnya.

Dengan begitu, hal ini sebaiknya menjadi pertimbangan, bagi legislator dan Kementerian Keuangan, bahwa ada kontribusi yang sangat besar dalam pemanfaatan anggaran tersebut.

“Perusahaan BUMN pun harus punya komitmen, mampu memberikan hasil kinerja yang positif di bawah pengawasan dan program-program dari Kementerian BUMN,” ucapnya.

Baca juga : Kurangi Pengangguran, DKI Bisa Tiru Karawang

Terpisah, Anggota Komisi VI DPR Harris Turino juga mengapresiasi, kinerja apik BUMN di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir.

Politikus PDIP itu menyampaikan, keberhasilan ini tergambar jelas dalam sejumlah indikator, mulai dari peningkatan dividen, pajak, PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), hingga laba bersih yang melonjak signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya memberikan apresiasi, yang mana capaiannya selalu bagus,” ujar Harris saat rapat kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/9/2024).

Dengan kinerja dan kontribusi yang besar bagi negara, Harris menilai, sudah sepantasnya ada dukungan anggaran bagi Kementerian BUMN.

Harris mengaku, mendukung penuh usulan tambahan anggaran untuk Kementerian BUMN untuk 2025 sebesar Rp 66 miliar.

Baca juga : Tahan Imbang Dua Tim Raksasa, Tim Garuda Jadi Ancaman Di Asia

“Usulan penambahan anggaran sebesar Rp 66 miliar ini bukan isu besar dan kami mendukung sekali,” tegasnya.

Menurut Harris, pagu anggaran sebesar Rp 277 miliar atau turun dari anggaran 2024 yang sebesar Rp 284,4 miliar, tidak adil atas kinerja apik Kementerian BUMN dalam meningkatkan kontribusi BUMN untuk negara.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.