Dark/Light Mode

Honor KPPS Pilkada Lebih Kecil Dibanding Pilpres, Kinerja KPPS Akankah Terpengaruh

Kaka Suminta: Pasti Akan Pengaruhi Kinerja Petugas KPPS

Kamis, 19 September 2024 07:50 WIB
Kaka Suminta, Seknas Komite Independen Pemantau Pemilu. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Kaka Suminta, Seknas Komite Independen Pemantau Pemilu. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 sudah memasuki pendaftaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah membuka pendaftarannya pada 17-28 September 2024. Masyarakat yang ingin menjadi anggota KPPS, dipersilakan mendaftar, di manapun, di seluruh Indonesia. 

Baca juga : Parsadaan Harahap: Pertimbangannya, Kotak Suara Pilkada Cuma Dua

Ketua KPU Mochamad Afifuddin mengatakan, ada 435.089 TPS yang akan melayani 203.290.554 pemilih. Data itu berdasarkan data Daftar Pemilih Sementara (DPS). "Kita butuh 3. 045.623 anggota KPPS," ujar Afifuddin saat acara Launching Pembentukan KPPS Pilkada 2024, di kantor KPUD Jakarta, Selasa (17/9/2024).

Tapi, honor KPPS Pilkada 2024, berbeda dengan honor KPPS Pemilihan Presiden (Pilpres)-Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2024. Honor  Ketua KPPS Pilpres-Pileg Rp 1.200.000. Anggota KPPS Rp 1.100.000. Sedangkan honor Ketua KPPS Pilkada sebesar Rp 900.000. Honor anggota KPPS Pilkada Rp 850.000.

Baca juga : Wamenhan: Selalu Siap Siaga Membela Negara

Selain honor, KPU juga menjamin santunan bagi anggota KPPS yang mengalami kecelakaan saat bertugas, sakit, hingga kematian. "Semua itu akan di-cover santunan yang disiapkan KPU RI, KPU Provinsi, dan Kabupaten/Kota," kata Anggota KPU Parsadaan Harahap.

Menurut Komisioner KPU, Parsadaan Harahap, honor petugas KPPS Pilkada ini, berdasarkan keputusan Menteri Keuangan. 

Baca juga : Prabowo-Gibran Gaspol Program Makan Bergizi

Muncul pertanyaan, apakah honor yang berkurang akan mempengaruhi kinerja KPPS. Sekretaris Nasional (Seknas) Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaka Suminta membenarkan. “Akan berpengaruh,” duganya.

Lantas, apa solusinya? Berikut wawancara dengan Kaka Suminta mengenai berkurangnya honor KPPS. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.