Dark/Light Mode

Wacana Ujian Nasional Muncul Lagi

Feriansyah: Mutu Pendidikan Sangat Beragam

Minggu, 27 Oktober 2024 07:50 WIB
Feriansyah, Kabid Litbang Perhimpunan Pendidikan Dan Guru. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Feriansyah, Kabid Litbang Perhimpunan Pendidikan Dan Guru. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah Presiden Prabowo mengumumkan para personel kabinetnya, berbagai isu dan wacana terkait bidang pendidikan mengemuka. Yang paling santer, wacana menghidupkan lagi ujian nasional (UN) bagi Sekolah Dasar, Menengah dan Atas. Sebelumnya, UN dihapuskan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada 2021.

Menanggapi desakan agar ujian nasional diberlakukan lagi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, akan mempertimbangkan semua masukan, termasuk perlu tidaknya diadakan ujian nasional kembali.

“Soal ujian nasional, kami lihat semuanya secara sangat seksama. Kami akan sangat berhati-hati," kata Mu'ti di Kantor Kemendikbud Ristek, Jakarta, Senin (21/10/2024).

Baca juga : Ledia Hanifah: Perlu Kajian Secara Intensif

Dia mengaku belum sampai pada keputusan, apakah perlu atau tidaknya ujian nasional. “Intinya, kami ingin mendengar dulu," ujarnya.

UN adalah ujian yang digelar Pemerintah untuk bisa mengukur kualitas pendidikan di suatu daerah. Nilai UN dijadikan gambaran untuk memetakan kebijakan pendidikan di daerah. Selain itu, nilai UN juga menjadi penentu kelulusan siswa, serta syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Sebelum dihapuskan, UN telah mengalami beberapa perubahan istilah. Bahkan, ada jenis UN yang tidak menjadi syarat kelulusan.

Baca juga : Pakai AI, BRIN Analisis Produk Makanan

Wacana ini mengundang kontroversi di berbagai kalangan. Anggota Komisi X DPR, Ledia Hanifah mengatakan, wacana ujian nasional, perlu dibahas lebih mendalam, apakah diperlukan atau tidak.

Sebaliknya, Kabid Litbang Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Feriansyah mengkritik ujian nasional, karena memberikan beban berat kepada para siswa. “Ujian nasional mengakibatkan kecemasan dan tekanan berlebih,” katanya.

Berikut wawancara dengan Feriansyah tentang wacana ujian nasional.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.