Dark/Light Mode
Di Pilkada Jakarta 2024, Partisipasi Pemilih Menurun
Titi Anggraini: Warga Jakarta Merasa Dikhianati
RM.id Rakyat Merdeka - Partisipasi pemilih pada Pilkada Jakarta 2024 sekitar 58 persen. Menurun, ketimbang Pilkada Jakarta 2017 yang sekitar 70 persen. Demikian menurut lembaga survei Charta Politika.
Berdasarkan pengamatan Rakyat Merdeka, rendahnya partisipasi pemilih itu, misalnya terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS tersebut, sebanyak 589 orang. Namun, yang menggunakan hak suaranya berdasarkan DPT, hanya 274 orang, dan 4 orang berdasarkan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).
Baca juga : Wahyu Dinata: Menurun Atau Tidak, Belum Bisa Dihitung
Kondisi TPS pun terlihat renggang dari pagi hingga pukul 13.00 WIB. Antrean masyarakat yang akan mencoblos, hanya berkisar lima orang. Empat bilik suara tidak pernah terisi semua dalam waktu bersamaan. Maksimal hanya dua bilik suara yang digunakan pada waktu bersamaan.
Di TPS 002 ini, Paslon Nomor Urut 1, Ridwan Kamil-Suswono mendapatkan 99 suara. Paslon Nomor Urut 2, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapat 20 suara. Paslon Nomor Urut 3, Pramono Anung-Rano Karno mendapatkan 137 suara. Yang tidak sah, ada 22 suara.
Menanggapi isu partisipasi masyarakat yang rendah untuk datang ke TPS, Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan, apakah partisipasi masyarakat dalam Pilgub Jakarta menurun.
Baca juga : Menhub Minta Pendampingan Proyek
Soalnya, kata Wahyu, data tersebut baru didapat setelah rekapitulasi di tingkat kecamatan dan kota. “Harus kami lakukan penelitian, evaluasi dan penyebabnya apa,” ujar Wahyu Dinata kepada Rakyat Merdeka, Jumat (29/11/2024).
Sementara itu, Pengajar Hukum Pemilu Universitas Indonesia, Titi Anggraini menjelaskan, banyak faktor yang menyebabkan partisipasi masyarakat menurun di Pilkada Jakarta.
Menurut dia, salah satu faktornya, karena pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung partai, tidak sesuai aspirasi masyarakat.
Baca juga : Gerindra Garansi Prabowo Majukan Pendidikan Indonesia
Untuk membahas topik ini lebih lanjut, berikut wawancara dengan Titi Anggraini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.