Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
100 Hari Pemerintahan Prabowo, Adakah Potensi Reshuffle Kabinet?
Adi Prayitno: Pertanda Ada Yang Tak Sesuai Harapan
Kamis, 13 Februari 2025 07:40 WIB
Sebelumnya
Presiden Prabowo menyinggung menteri bandel dan dableg. Apa maknanya?
Saya kira, pernyataan Presiden itu, sebagai bentuk keseriusan mendengarkan berbagai penilaian masyarakat tentang kinerja menteri dalam 100 hari kerja ini.
Presiden sudah memberikan waktu tiga bulan kepada para menterinya, tapi ada saja yang kerjanya tidak sesuai dengan refleksi dan tidak sesuai dengan harapan.
Baca juga : Prabowo-Jokowi Harmonis, Partai Pendukung Happy
Apakah Anda melihat ada potensi reshuffle?
Kalau memang ada menteri yang kinerjanya payah, tidak sesuai harapan, di bawah standar, selalu membuat kontroversi, menyusahkan, tidak ada cerita untuk tidak diganti.
Apakah Anda yakin Prabowo akan mencopot menteri seperti itu?
Baca juga : Pemerintah Perkuat Keamanan Di Laut
Prabowo pernah menyampaikan, akan menyingkirkan jika ada yang tidak bekerja untuk rakyat. Saya kira, itu adalah ultimatum politik kepada para pembantunya untuk tidak main-main dengan rakyat. Itu yang ditunggu-tunggu sebenarnya oleh publik, karena dukungan publik untuk Prabowo cukup besar.
Jika melihat karakter Prabowo yang tegas, memang tidak ada cerita. Siapa pun pembantunya, mau dia ketua umum partai, mau sekjen partai, mau wakil ketua umum partai, mau dari relawan, mau yang punya hubungan baik, kalau kinerjanya payah dan merugikan Pemerintah akan diganti.
Apakah 100 hari pemerintahan, adalah waktu yang tepat untuk reshuffle kabinet?
Baca juga : Airlangga Gandeng UEA
Kalau sudah masuk 4 bulan, masih berkutat konsolidasi, kerjanya tak kelihatan, saatnya diganti. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 13 Februari 2025 dengan judul "100 Hari Pemerintahan Prabowo, Adakah Potensi Reshuffle Kabinet? Adi Prayitno: Pertanda Ada Yang Tak Sesuai Harapan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya