Dark/Light Mode

Disinyalir Cuma Jadi Alat Permainan, Tepatkah Kuota Impor Dihapus?

Darmadi Durianto: Produk Impor Rawan Banjiri Dalam Negeri

Selasa, 15 April 2025 07:50 WIB
Darmadi Durianto, Anggota Komisi VI DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Darmadi Durianto, Anggota Komisi VI DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Sebagai anggota Komisi yang bersinggungan dengan perdagangan, bagaimana pandangan Anda tentang penghapusan kuota impor?

Kalau bicara kuota impor itu, tidak bisa dipukul rata dan tidak bisa dihapuskan begitu saja. Kebijakan ini harus dibahas secara matang dan mendalam. 

Sebab, dampak dan pengaruhnya bisa ke mana-mana. Petani dan nelayan bisa dirugikan kebijakan penghapusan kuota impor. 

Apa dampaknya jika kuota impor dihapuskan?

Baca juga : Firman Soebagyo: Kuota Impor Sebabkan Produksi Tak Produktif

Dampaknya bisa mengancam industri dalam negeri. Bahkan, industri kita bisa hancur. Bisa dibayangkan jika kuota impor dihapuskan, maka dalam negeri dibanjiri produk impor. Pabrik-pabrik bisa bangkrut.

Bakal terjadi PHK besar-besaran?

Iya, akan berpengaruh terhadap karyawan dan perusahaan. Bisa PHK massal. Ini bahaya bagi masyarakat dan buruh kita.

Industri akan menurun kalau kuota itu dihapuskan, karena harga barang impor lebih murah dari harga dalam negeri. Makanya, tidak bisa  menghapus kuota impor. Saya prediksi, industri dalam negeri tidak akan bisa bersaing dengan barang impor.

Baca juga : Menkomdigi Keliling Kampus

Jika demikian, efeknya akan panjang dan berbahaya bagi Pemerintah dan Indonesia ke depan. Dampak yang paling cepat dirasakan dari penghapusan kuota impor ini, adalah PHK di mana-mana. 

Bagaimana saran Anda?

Sebelum memutuskan untuk menghapus kuota impor, Pemerintah harus memilah sektor apa saja yang memang patut dan layak untuk dihapuskan kuotanya. Jika tidak ada datanya, akan berbahaya bagi kedaulatan dalam negeri kita. 

Misalnya, bawang putih boleh dihapuskan kuota impornya, karena memang Indonesia tidak memproduksi bawang putih. Hampir 90 persen itu impor.

Baca juga : PKB Solid Di Dunia Nyata & Jagat Maya

Tapi, kalau garam yang dihapuskan kuota impornya, bisa-bisa petani garam marah karena barangnya tidak laku. Sebab, barang impor lebih murah. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 15 April 2025 dengan judul "Disinyalir Cuma Jadi Alat Permainan, Tepatkah Kuota Impor Dihapus? Darmadi Durianto: Produk Impor Rawan Banjiri Dalam Negeri"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.