Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenhub Sedang Godok Rencana Kenaikan Tarif Ojol
Lily Pujiati: Kami Menuntut Jaminan Pendapatan Berupa UMP
Jumat, 4 Juli 2025 07:40 WIB
Sebelumnya
Pemerintah melalui Kemenhub berencana untuk menaikkan tarif Ojol. Apa respons dan tanggapan Anda?
Memang, saat ini pemerintah berencana menaikkan tarif ojol 8 hingga 15 persen. Tapi di sisi lain, potongan platform tidak diturunkan atau dihapuskan.
Jika tidak diturunkan apa dampaknya?
Akan berdampak pada penurunan pendapatan pengemudi ojol bila tarif dinaikkan karena konsumen akan memilih moda transportasi lain yang berimbas pada sepinya order bagi pengemudi.
Baca juga : DPR Puji Jenderal Listyo
Di sisi lain, bila potongan platform tidak diturunkan maka pendapatan pengemudi akan semakin tergerus lagi.
Bisa Anda jelaskan contohnya?
Contohnya saja potongan platform bisa menembus 70 persen di saat dalam pengantaran makanan, seorang pengemudi ojol hanya mendapatkan Rp 5.200, padahal konsumen membayar ke platform sebesar Rp 18.000.
Pendapatan pekerja platform yang menyusut ini diperparah dengan biaya operasional sehari-hari yang tidak ditanggung oleh perusahaan platform tetapi dibebankan kepada pengemudi.
Baca juga : NasDem Usul Tata Ulang Anggaran Pendidikan
Biaya apa saja. Bisa Anda sebutkan?
Biaya-biaya tersebut seperti bahan bakar, parkir, pulsa, paket data, servis kendaraan, penggantian suku cadang, cicilan atribut (helm, jaket, tas), cicilan kendaraan, cicilan handphone dan biaya lainnya. Biaya operasional ini bisa menghabiskan Rp 50.000 - Rp 100.000 dalam sehari.
Belum lagi skema diskriminatif seperti slot, aceng (argo goceng), skema hemat, hub, prioritas dan skema lainnya. Skema ini akan memotong pendapatan pengemudi ojol karena upah atau tarif yang berlaku akan semakin murah atau dipotong melalui skema berlangganan (skema hemat), khususnya barang dan makanan karena tarif diserahkan pada harga pasar. Contohnya untuk 10 order yang diselesaikan pengemudi akan dikenakan potongan platform sebesar Rp 20.000.
Lalu, apa harapan Anda?
Baca juga : Dari Saudi, Prabowo Minta Korban Cepat Dievakuasi
Kami menuntut agar upah dalam bentuk satuan hasil dari setiap order yang diselesaikan oleh pengemudi untuk dihapuskan. Karena skema tersebut tidak menjamin adanya kepastian pendapatan karena tergantung tarif, potongan platform dan algoritma distribusi order ke pengemudi oleh platform yang tidak transparan. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 4 Juli 2025 dengan judul "Kemenhub Sedang Godok Rencana Kenaikan Tarif Ojol, Lily Pujiati: Kami Menuntut Jaminan Pendapatan Berupa UMP"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya