Dark/Light Mode

Dikhawatirkan Ganggu Industri Hotel Dan Restoran, Pelaksanaan Car Free Night Masih Jadi Pembahasan

Mujiyono: Lakukan Dialog Dulu Dengan Pelaku Usaha

Rabu, 9 Juli 2025 07:50 WIB
Mujiyono, Penasehat Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Mujiyono, Penasehat Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana tanggapan Anda mengenai rencana Car Free Night (CFN) di Jakarta?

Secara prinsip, saya mendukung rencana uji coba Car Free Night (CFN) sebagai salah satu upaya inovatif Pemprov DKI Jakarta untuk menata kawasan kota agar lebih ramah lingkungan, aman, dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari. Konsep CFN ini juga sejalan dengan semangat menjadikan Jakarta sebagai kota global yang modern, inklusif, dan berorientasi pada kualitas hidup warganya.

Dalam merealisasikan ini, apa yang harus menjadi perhatian?

Baca juga : Sutrisno Iwantono: Kami Berharap CFN Dirancang Dengan Baik

Pelaksanaan CFN tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa karena dibutuhkan perencanaan yang matang dan komunikasi yang intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, pengelola hotel, restoran, dan warga yang tinggal di sekitar kawasan uji coba.

Rencana uji coba pekan lalu dibatalkan olej Pemprov DKI Jakarta, ada respon soal ini?

Pembatalan sementara uji coba CFN saya nilai sebagai langkah yang tepat agar tidak menimbulkan resistensi atau kerugian ekonomi di lapangan.

Baca juga : DPR: Perkuat Anggaran Basarnas Dan BMKG Segera

Lalu, sebenarnya apa yang harus dilakukan oleh Pemerintah maupun pengusaha yang tempat usahanya kemungkinan terdampak rencana CFN ini?

Harus dilakukan adalah dialog terbuka dengan pelaku usaha di kawasan terdampak, khususnya hotel dan restoran. Hal inu dilakukan untuk memastikan bahwa kegiatan CFN justru bisa meningkatkan nilai tambah ekonomi dan tidak mengganggu tamu yang menginap atau beraktivitas di malam hari.

Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Jakarta mendukung CFN ini. Namun dia menekankan pentingnya sosialisasi agar pihak hotel tidak mengalami dampak finansial. Anda sependapat?

Baca juga : Alhamdulillah, Indonesia Konsisten Dukung Palestina

Perlu pengaturan jam yang fleksibel dan tidak terlalu panjang. Misalnya dimulai dari pukul 21.00 hingga tengah malam pada akhir pekan, agar tidak mengganggu operasional usaha dan kegiatan masyarakat. Selain itu, sosialisasi jauh-jauh hari dan penyiapan jalur alternatif kendaraan, termasuk dukungan transportasi publik di sekitar lokasi CFN juga sangat penting. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 9 Juli 2025 dengan judul "Dikhawatirkan Ganggu Industri Hotel Dan Restoran, Pelaksanaan Car Free Night Masih Jadi Pembahasan, Mujiyono: Lakukan Dialog Dulu Dengan Pelaku Usaha"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.