Dark/Light Mode

Buka 28 Juta Rekening Yang Diblokir, PPATK Masih Menjadi Sorotan Publik

Badiul Hadi: Niatnya Baik, Tetapi Caranya Bikin Gaduh

Selasa, 5 Agustus 2025 07:50 WIB
Badiul Hadi, Manajer Riset Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Badiul Hadi, Manajer Riset Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Kemarin, PPATK telah memblokir rekening yang telah mengganggur untuk kepentingan mengantisipasi judol. Apa pendapat Anda?

Sebenarnya, kebijakan pemblokiran rekening yang telah menganggur ini niat dan tujuan sangat baik, yaitu untuk mengantisipasi maraknya pemakaian rekening warga untuk kepentingan judol.

Selain buat judol, tujuan PPATK juga untuk memperbaiki data penerima bansos yang dipakai untuk judol dan pencucian uang. Saya kira bagus untuk menperbaiki.

Belum lagi adanya praktik jual beli rekening, ya?

Baca juga : H. Fauzi Amro: DPR Siap Panggil PPATK Untuk Minta Klarifikasi

Iya. Ada indikasi rekening dijual belikan untuk kepentingan yang tidak bertanggungjawab dan untuk buat menampung uang judol.

Dan upaya yang dilakukan oleh PPATK itu baik saja untuk mempersempit mafia judol.

Dan hasilnya, PPATK menyebutkan jika judol mengalami penurunan hingga 70 persen. Berarti upaya untuk mempersempit judol berhasil.

Jika dianggap berhasil menekan judol, kenapa diprotes netizen dan masyarakat?

Baca juga : Senayan Dukung Presiden Bersihkan Mafia Pangan

Kesalahannya adalah karena PPATK tidak melakukan komunikasi dengan baik ke publik sehingga menimbulkan gejolak. Idealnya PPATK itu menyampaikan terlebih dahulu ke masyarakat jika akan melakukan pemblokiran sementara rekening.

Tujuannya untuk mengantisipasi maraknya rekening yang dipakai untuk judol. Jika disampaikan terlebih dahulu, saya kira masyarakat akan mendukung upaya pemblokiran tersebut.

Apa catatan Anda dari kasus ini?

Belajar dari kasus ini, pemerintah harusnya melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. Dan melakukan koordinasi antar lembaga sehingga tidak ada lagi lembaga yang dipanggil oleh presiden gara-gara kebijakannya. 

Baca juga : Layanan Kesehatan Untuk Siswa Dilakukan Sejak Dini

Lalu, apa masukan Anda dari kasus pemblokiran rekening ini?

Supaya tujuan pemblokiran judol ini lebih efektif, aparat hukum harus terlibat aktif dalam menekan judol. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 5 Agustus 2025 dengan judul "Buka 28 Juta Rekening Yang Diblokir, PPATK Masih Menjadi Sorotan Publik, Badiul Hadi: Niatnya Baik, Tetapi Caranya Bikin Gaduh"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.