Dark/Light Mode

Pembangunan Ponpes Al-Khoziny Gunakan APBN Menuai Polemik

Badiul Hadi: Wacana Penggunaan APBN Perlu Diluruskan

Rabu, 15 Oktober 2025 07:15 WIB
Badiul Hadi, Manajer Riset Seknas Fitra. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Badiul Hadi, Manajer Riset Seknas Fitra. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Apa pendapat Anda mengenai wacana pembangunan Ponpes dibangun menggunakan APBN?

Saya melihat wacana pembangunan pesantren menggunakan APBN ini perlu diluruskan dari sisi narasi dan tata kelola kebijakan publik.

Maksud Anda?

Diksi menggunakan APBN bisa menimbulkan kesan seolah-olah negara secara langsung membangun lembaga keagamaan tertentu, padahal dalam sistem pengelolaan keuangan negara, yang tepat adalah Pemerintah memberikan bantuan melalui program resmi yang sudah ada, misalnya skema Rusunawa Pesantren atau bantuan sarpras pendidikan keagamaan.

Baca juga : Syaiful Huda: APBN Untuk Kembangkan Pesantren Adalah Wajib

Jadi, menurut Anda perlu dipertegas makna menggunakan APBN, ya?

Kalimat menggunakan APBN tanpa penjelasan yang lengkap bisa menimbulkan tafsir ambigu, apakah ini proyek Pemerintah, hibah, atau inisiatif pribadi yang didanai negara.

Padahal, jika disampaikan dengan benar, bahwa pesantren memperoleh bantuan program Rusunawa karena memenuhi kriteria kelembagaan dan kebutuhan santri, maka tidak akan menimbulkan pro dan kontra.

Soal bantuan ke pendidikan. Apakah Anda tidak mempermasalahkan?

Baca juga : Importir Nakal Untung, Petani Lokal Dirugikan

Kita tentu mendukung langkah Pemerintah yang berpihak pada penguatan lembaga pendidikan termasuk pesantren, tetapi narasi publiknya harus tepat dan transparan, agar tidak menimbulkan kesan politis atau istimewa.

Pesantren adalah lembaga masyarakat yang punya marwah, dan bantuan negara semestinya hadir dalam bingkai keadilan dan profesionalitas kebijakan.

Apa pesan Anda?

Dengan penjelasan yang lebih jernih dan akuntabel, bantuan Pemerintah kepada pesantren bukan lagi dipersepsikan sebagai pembangunan pakai APBN, melainkan sebagai bentuk kehadiran negara yang adil, sistematis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Baca juga : Aturan Rumah Subsidi Dibuat Lebih Manusiawi

Selama ini Pemerintah memang memberikan bantuan dalam berbagai skema, dengan tujuan memperkuat pelayanan dasar sektor pendidikan. Yang terpenting dilakukan dengan mengedepankan keadilan, profesional, transparan, serta akuntabel. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 15 Oktober 2025 dengan judul "Pembangunan Ponpes Al-Khoziny Gunakan APBN Menuai Polemik, Badiul Hadi: Wacana Penggunaan APBN Perlu Diluruskan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.