Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Imbas Pemotongan Dana Bagi Hasil, Layakkah Tarif Transjakarta Naik Rp 5.000?
Wibi Andrino: Kenaikan Harus Dibarengi Pelayanan
Kamis, 13 November 2025 07:10 WIB
Sebelumnya
Soal usulan kenaikan tarif Transjakarta. Bagaimana tanggapan Anda?
Saya sebenarnya berat untuk menyetujui kenaikan tarif, tapi saya bisa memahami rencana kenaikan tarif menjadi Rp5.000. Selama uang tambahan itu betul-betul digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan, langkah ini bisa diterima.
Alasan utama?
Baca juga : Kampus Bisa Jadi Mesin Pembangunan Nasional
Kita ingin masyarakat punya transportasi publik yang nyaman, aman, dan tepat waktu.
Dengan nominal 5.000 rupiah, bagaimana?
Jika dengan Rp5.000 penumpang bisa merasakan bus yang lebih bersih, halte yang layak, dan waktu tunggu yang singkat maka itu investasi sosial, bukan beban. Kita juga harus jujur: subsidi yang terlalu besar kadang membuat layanan stagnan. Dengan tarif sedikit lebih tinggi tapi pelayanan meningkat, masyarakat justru dapat nilai lebih. Lebih baik bayar sedikit mahal tapi puas, daripada murah tapi macet dan penuh keluhan.
Baca juga : Dari Serang Ke Jayawijaya Mendes Dongkrak Desa Maju Lewat Potensi Lokal
Bagaimana dengan pelayanan di Transjakarta jika tarif naik?
Pelayanan Transjakarta sudah membaik, tapi belum konsisten. Jadi kalau tarif mau naik, harus dibarengi peningkatan layanan nyata — bus tepat waktu, halte bersih, dan pelayanan yang ramah. Jangan sampai tarif naik, tapi kualitas tetap.
Harapan ke depan?
Baca juga : Harapan Cak Imin, Perempuan Bangsa Mesti Ikut Membesarkan PKB
Transjakarta bisa jadi contoh keberhasilan reformasi transportasi publik profesional, transparan, dan berkeadilan sosial. Kenaikan tarif bukan tujuan, tapi sarana untuk membawa layanan publik ke level yang lebih manusiawi dan modern. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Kamis, 13 November 2025 dengan judul "Imbas Pemotongan Dana Bagi Hasil, Layakkah Tarif Transjakarta Naik Rp 5.000? Wibi Andrino: Kenaikan Harus Dibarengi Pelayanan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya