Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Penyakit Super Flu Terdeteksi Sudah Masuk Ke Indonesia
Masdalina Pane: Masyarakat Diminta Serius Jaga Imunitas
Minggu, 4 Januari 2026 07:15 WIB
Sebelumnya
Sebagai seorang epidemiolog, apa komentar Anda terkait dengan Super Flu yang saat ini merebak di Indonesia?
Istilah Super Flu sebenarnya tidak dikenal secara epidemiologi, kemungkinan mengacu pada influenza A (H3N2) subclade K yang saat ini sedang bersirkulasi dengan Ro (Reproductive Number atau kemampuan menularkan) yang lebih tinggi dibanding jenis influenza lainnya.
Epidemiolog sering menyebutnya agresif dan severe atau cepat menular dan menyebabkan gejala yang lebih berat terutama pada lansia, anak dan penderita komorbid.
Biasanya Ro influenza berkisar antara 0.8 - 1.2, tetapi influenza A (H3N2) subclade K bisa menularkan pada 2-3 orang kontak eratnya.
Kalau istilah Subclade K, apa sih?
Subclade K sebenarnya merupakan mutasi terbaru dari virus Influenza A (H3N2) yang sudah bersirkulasi selama puluhan tahun, ditemukan pertama kali tahun 1968 di Hong Kong, dan terus bermutasi sampai sekarang.
Baca juga : Aji Muhawarman: Kemenkes Tegaskan Masih Kondisi Aman
Influenza A (H3N2) juga merupakan salah satu seasonal influenza hemisphere utara (North Hemisphere), yang biasanya mulai meningkat di akhir September/awal Oktober, mencapai puncaknya pada bulan Desember dan berakhir bulan Maret dan digantikan oleh South Hemisphere.
Tetapi, subclade K ini telah muncul mulai Agustus 2025 dan saat ini telah menyebar ke lebih dari 35 negara.
Sirkulasinya sudah mendominasi sejak September 2025 melebihi Influenza A (H1N1) pdm 09 yang mendominasi sebelumnya.
Hanya berselang sebulan dari sejak muncul strain ini. Ini yang membuat influenza A (H3N2) subclade K terlihat sangat agresif.
Apakah bisa menyebabkan dampak yang cukup parah bagi yang terpapar?
Sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan subclade K memicu keparahan penyakit yang lebih tinggi dibanding varian influenza sebelumnya.
Baca juga : Perluas Program Kewirausahaan
Kalau gejalanya, bagaimana?
Demam, batuk, sakit tenggorokan, pilek, hidung tersumbat, nyeri otot, nyeri sendi, sakit kepala dan fatigue (kelelahan).
Apakah perlu ke dokter?
Jika memiliki satu atau lebih gejala di atas sebaiknya ke sarana layanan kesehatan untuk dites dan memastikan diagnosis, walaupun tidak ada obat spesifik.
Memangnya tidak ada obatnya?
Karena influenza ini tidak ada obatnya, tetapi keparahan akan meningkat pada kelompok rentan (vulnerable population) seperti lansia, anak, ibu hamil dan kelompok komorbid, maka upaya pencegahan tentu menjadi prioritas.
Baca juga : Menhan Minta Prajurit Menyatu Dengan Rakyat
Masyarakat harus menjaga imunitas/daya tahan tubuhnya, meningkatkan protokol kesehatan untuk mencegah infeksi, menggunakan masker di tempat umum, istirahat yang cukup dan makanan bergizi merupakan upaya terbaik untuk dilakukan.
Bagaimana jika gejalanya berat?
Jika menunjukkan gejala berat (sesak napas), tekanan darah meningkat signifikan segera ke Rumah Sakit untuk mencegah keparahan.
Apa saran Anda kepada Pemerintah, khususnya Kemenkes?
Memperkuat sistem surveilans untuk memantau penyebaran dan risiko severitas, jika memungkinkan dilakukan vaksinasi pada kelompok risiko tinggi terutama anak/balita, lansia dan komorbid, meningkatkan kapasitas tes untuk suspek bagi wilayah bencana dengan pengungsian, intervensi ditambah dengan memberikan profilaksis terutama pada tenda pengungsi termasuk melakukan pengendalian melalui isolasi pada pengungsi yang terinfeksi agar tidak menyebar pada yang lain. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 4 Januari 2026 dengan judul "Penyakit Super Flu Terdeteksi Sudah Masuk Ke Indonesia, Masdalina Pane: Masyarakat Diminta Serius Jaga Imunitas"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya