Dark/Light Mode

Pembubaran Diskusi Di UGM Menuai Perdebatan Publik

Fadli Zon: Sangat Disayangkan Terjadinya Di Kampus

Sabtu, 20 Juni 2026 07:10 WIB
Fadli Zon, Menteri Kebudayaan. Foto: IG PRIBADI
Fadli Zon, Menteri Kebudayaan. Foto: IG PRIBADI

 Sebelumnya 
Sebagai anggota kabinet, bagaimana pandangan Anda mengenai pembubaran diskusi yang terjadi di UGM?

Menurut saya, sangat disayangkan apabila terjadi pembubaran atau bentuk persekusi terhadap kegiatan diskusi seperti itu.

Mengapa demikian?

Peristiwa semacam itu kurang baik terjadi di lingkungan perguruan tinggi yang selama ini dikenal sebagai center of excellence. Justru karena kualitas dan reputasinya, perguruan tinggi diharapkan menjadi ruang yang mendorong mahasiswa untuk bersikap kritis terhadap berbagai persoalan publik.

Jika ada hal yang menjadi perhatian atau kritik mahasiswa, hal itu seharusnya dapat disampaikan dan dijawab langsung oleh para menteri atau pejabat yang hadir dalam forum tersebut.

Baca juga : DPR Kebut Pembahasan RUU Perampasan Aset

Yang menjadi sorotan adalah pembubaran itu terjadi di lingkungan kampus. Bagaimana Anda melihat hal tersebut?

Menurut saya, kejadian itu justru mengurangi nilai dari kesempatan yang sebenarnya sangat baik. Kehadiran para menteri ke kampus merupakan sebuah gestur yang positif.

Mereka tentu datang karena diundang dan berharap dapat berdialog secara langsung dengan sivitas akademika.

Kehadiran itu seharusnya menjadi kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pandangan. Seberapa keras pun perdebatan yang terjadi dalam sebuah forum diskusi, saya menilai hal itu tetap baik karena menjadi bagian dari proses pertukaran gagasan.

Saya sendiri sudah terbiasa menghadapi diskusi-diskusi yang keras selama bertahun-tahun, baik di Indonesia maupun di berbagai forum internasional. Dalam sebuah diskusi, bisa saja tercapai kesepakatan atau justru tidak ada kesepakatan. Namun, yang terpenting adalah adanya ruang untuk beradu argumentasi secara terbuka.

Baca juga : Wapres Minta Kopdes Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Terkait isu lain, mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardiyanto, dituding memiliki afiliasi dengan tokoh dan partai politik tertentu. Bagaimana tanggapan Anda?

Kalau soal afiliasi, saya tidak mengetahui secara pasti. Saya mempersilakan publik untuk menilai berdasarkan informasi yang tersedia.

Memang sering kali muncul anggapan bahwa suatu gerakan terlihat murni di permukaan, tetapi di baliknya terdapat kepentingan tertentu.

Apa pendapat Anda mengenai hal tersebut?

Menurut saya, itu merupakan hal yang biasa. Bisa jadi merupakan residu dari kompetisi politik pada masa lalu, ketidaksukaan terhadap pihak tertentu, atau faktor-faktor lainnya.

Baca juga : Kementrans Minta Dana Tambahan Rp 1,9 Triliun

Namun, saat ini kita hidup di era yang sangat terbuka. Informasi dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja. Karena itu, publik pada akhirnya dapat melihat dan menilai sendiri afiliasi seseorang maupun kepentingan apa yang sedang dijalankan. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 20 Juni 2026 dengan judul "Pembubaran Diskusi Di UGM Menuai Perdebatan Publik, Fadli Zon: Sangat Disayangkan Terjadinya Di Kampus"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.