Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Usulan Solusi Masalah Pemadaman Listrik Bergilir
Eddy Soeparno: Momentum Untuk Percepat Transisi Energi
Selasa, 23 Juni 2026 07:15 WIB
Sebelumnya
Pemadaman listrik bergilir terjadi di beberapa daerah. Apa pandangan Anda?
Saya memahami bahwa akar permasalahan antara lain berawal dari kurangnya pasokan batu bara jenis medium rank coal ke pembangkit-pembangkit PLN sehingga terpaksa dilakukan pengalokasian beban listrik secara tidak merata. Namun, di negara yang kaya akan produksi batu bara, krisis pasokan batu bara sepatutnya tidak sampai terjadi.
Solusi dari Anda seperti apa?
Kami mendesak PLN untuk mengevaluasi rantai pasok batu bara, termasuk melakukan evaluasi menyeluruh, agar kejadian serupa tidak terulang. Saya juga meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat perizinan produksi batu bara agar produsen dapat segera bekerja sehingga pasokan batu bara dalam negeri terpenuhi.
Baca juga : Mufti Anam: PLN Harus Segera Berikan Solusi Nyata
Selain itu?
Saya juga mendorong agar Kementerian ESDM melakukan pengawasan yang ketat terhadap produsen batu bara yang "nakal" dan cenderung menghindari kewajiban mereka menyediakan batu bara untuk kebutuhan domestik sesuai aturan Domestic Market Obligation.
Artinya, pemadaman listrik ini harus menjadi perhatian penting Pemerintah?
Iya. Untuk itu, saya meminta semua pemangku kepentingan memandang kejadian pemadaman listrik bergilir ini sebagai momentum untuk mempercepat transisi energi.
Baca juga : Revisi UU Lalu Lintas Atur Perlintasan Sebidang Kereta
Langkah apa yang dapat dilakukan?
Tentu dengan membangun sumber-sumber energi terbarukan yang sebagian besar dapat menggantikan ketergantungan listrik nasional pada batu bara. Sebagaimana saya sampaikan secara konsisten dalam berbagai forum publik, program transisi energi yang juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo perlu dipercepat agar ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil, khususnya di sektor kelistrikan, dapat ditekan secara maksimal.
Kebijakan lainnya yang perlu menjadi perhatian, apa lagi?
Kita telah mendapatkan amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk membangun PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) berkapasitas 100 GW dan wajib mempercepat program transisi energi berdasarkan RUPTL 2025-2034, sehingga dapat memaksimalkan sumber energi terbarukan yang tersebar di seluruh Indonesia serta memperkuat ketahanan energi nasional. NNM
Baca juga : Gibran Pastikan Pemerataan Pembangunan Terus Berjalan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 23 Juni 2026 dengan judul "Usulan Solusi Masalah Pemadaman Listrik Bergilir, Eddy Soeparno: Momentum Untuk Percepat Transisi Energi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya