Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
60 Ribu Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang, Kenapa Ya?
Feriansyah: Faktor Ekonomi Cukup Berpengaruh
Selasa, 30 Juni 2026 07:10 WIB
Sebelumnya
Bagaimana komentar Anda terkait fenomena sekitar 60.000 siswa yang lolos jalur seleksi prestasi, tetapi tidak melakukan daftar ulang?
Fenomena ini menunjukkan bahwa masih ada persoalan dalam sistem penerimaan mahasiswa baru. Salah satunya adalah adanya siswa yang mendaftar melalui jalur prestasi hanya sebagai cadangan.
Mereka tetap mengikuti seleksi lain, misalnya sekolah kedinasan atau jalur seleksi berbeda yang dianggap lebih sesuai dengan tujuan mereka. Ketika diterima di pilihan yang lebih diinginkan, mereka akhirnya tidak melakukan daftar ulang di perguruan tinggi yang menerima mereka melalui jalur prestasi.
Apakah ini berarti sistem penerimaan mahasiswa baru perlu dievaluasi?
Baca juga : Holding IDSurvey Bagian Dari Transformasi BUMN
Ya, saya kira perlu ada evaluasi menyeluruh. Selama ini sistem penerimaan di berbagai perguruan tinggi dan kementerian masih berjalan sendiri-sendiri, sehingga belum terintegrasi.
Akibatnya, banyak siswa yang memanfaatkan beberapa jalur sekaligus sebagai alternatif. Kondisi ini menyebabkan kursi yang sudah dialokasikan melalui jalur prestasi akhirnya kosong.
Selain faktor sistem, apa lagi yang menyebabkan siswa tidak melakukan daftar ulang?
Faktor ekonomi juga cukup berpengaruh. Ada siswa yang berprestasi, tetapi setelah mengetahui besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau bahkan uang pangkal di beberapa perguruan tinggi, mereka akhirnya mengundurkan diri karena merasa tidak mampu membayar. Ini menjadi fenomena yang harus dicermati karena biaya pendidikan tinggi masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga.
Baca juga : JK Apresiasi Semangat Gotong Royong Diaspora
Lalu, apa solusi agar kursi yang kosong akibat tidak daftar ulang tidak terbuang sia-sia?
Menurut saya, perlu ada mekanisme pengisian ulang atau backfilling. Jika ada calon mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang, kursinya bisa segera diisi oleh peserta lain berdasarkan peringkat atau daftar cadangan. Dengan begitu, kuota yang tersedia tidak terbuang dan kesempatan bagi calon mahasiswa lain tetap terbuka.
Apa harapan Anda ke depan?
Ke depan, kita membutuhkan sistem penerimaan mahasiswa baru yang lebih terintegrasi antarperguruan tinggi dan kementerian, dukungan pembiayaan pendidikan yang lebih tepat sasaran, transparansi dalam penetapan UKT, serta penguatan layanan konseling karier di sekolah. Dengan demikian, siswa dapat memilih program studi yang benar-benar sesuai dengan minat dan kemampuannya, sementara perguruan tinggi juga dapat meminimalkan kursi kosong akibat tidak adanya daftar ulang. REN
Baca juga : Sinergi Pemerintah-Kampus Perkuat Ketahanan Pangan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 30 Juni 2026 dengan judul "60 Ribu Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang, Kenapa Ya? Feriansyah: Faktor Ekonomi Cukup Berpengaruh"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya