Dark/Light Mode

Prabowo Wacanakan Badan Geologi Dan BMKG Digabung, Efektifkah?

Amien Widodo: Rumit, Karena Punya Bagian Berbeda-beda

Rabu, 9 September 2026 07:15 WIB
Amien Widodo, Peneliti Pusat Studi Bencana ITS. Foto: IG PRIBADI
Amien Widodo, Peneliti Pusat Studi Bencana ITS. Foto: IG PRIBADI

 Sebelumnya 
Apa tanggapan Anda dengan wacana integrasi Badan Geologi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)?

Menurut saya, agak sulit, ya. Karena ini lembaga besar, masa disatukan. Dua lembaga ini punya bagian yang berbeda-beda. Di Badan Geologi, ada pusat-pusat terkait minyak dan gas (migas), batu bara, jadi tidak hanya bencana.

Memang ada bidang kebencanaan di Badan Geologi atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Jadi, kalau dua lembaga itu digabung, mungkin hanya pusat bencananya saja. Karena kalau semuanya di-merger, sepertinya tidak mungkin. Mengenai mineral dan panas bumi, masa di BMKG.

Bagaimana dengan BMKG-nya?

Baca juga : Eddy Soeparno: Wacana Ini Patut Dikaji Lebih Lanjut

Nah, kalau BMKG sendiri, yang bisa digabung hanya yang terkait gempa dan tsunami saja. Namun, mengenai iklim dan lainnya kan berbeda.

Wah, nanti bagaimana cara menggabungkannya?

Jadi, memang yang bisa digabung dari sisi BMKG adalah bidang gempa dan tsunami.

Jadi, menurut Anda tidak perlu digabung, ya?

Baca juga : BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur Yang Belum Daftar SLHS

Sepertinya rumit, ya.

Bagaimana jika yang digabung terkait kebencanaan saja?

Iya, digabung terkait bencana saja, itu bisa menurut saya. Bidang yang mempelajari bencana, kan PVMBG, dijadikan satu dengan BMKG. Namun, bukan keseluruhan. Karena isinya macam-macam di Badan Geologi.

Ini juga harus jelas, apakah BMKG masuk ke Badan Geologi, atau PVMBG masuk ke BMKG, atau justru membuat badan sendiri.

Baca juga : RUU Reforma Agraria Harus Lindungi 34.323 Desa Hutan

Apakah integrasi dua lembaga ini bisa memaksimalkan informasi dan koordinasi kebencanaan?

Memang sering berbeda, seperti PVMBG bilang seperti ini, lalu BMKG bilang seperti itu. Jadi, memang kadang berbeda. Dahulu, waktu tsunami di Selat Sunda tahun 2018, juga berbeda. Itu jadi ramai. Jadi, memang kalau mau di-mix, ya bidang bencana saja. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 9 September 2026 dengan judul "Prabowo Wacanakan Badan Geologi Dan BMKG Digabung, Efektifkah? Amien Widodo: Rumit, Karena Punya Bagian Berbeda-beda"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.