Dark/Light Mode

Pemecatan Waketum & Sekjen PPP Menuai Polemik Di Internal Partai

M. Thobahul Aftoni: Forum Lucu-lucuan, Cuma Gertak Sambal

Sabtu, 31 Oktober 2026 07:15 WIB
M. Thobahul Aftoni, Mantan Ketua DPP PPP. Foto: Istimewa
M. Thobahul Aftoni, Mantan Ketua DPP PPP. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Sebagai mantan Ketua DPP PPP, apa respons dan tanggapan Anda terhadap keputusan Rakornas yang memecat Agus Suparmanto dan Taj Yasin dari kepengurusan?

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III DPP PPP yang digelar pada Selasa (27/10/2026) sebatas koordinasi dan tidak perlu dibesar-besarkan.

Maksud Anda?

Baca juga : Erfandi: Masukan Daerah, Bukan Keputusan Semena-mena

Itu cuma forum lucu-lucuan saja. Gertak sambal, hehe.

Kenapa Anda menganggapnya lucu-lucuan?

Karena pelaksanaan Rakornas maupun pembentukan Tim Penyelesaian Sengketa Internal tidak diatur secara eksplisit dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP. Karena itu, saya tidak menganggapnya sebagai hal yang serius.

Baca juga : DPR: Pastikan Yankes Dapat Diakses Seluruh Masyarakat

Seperti apa Rakornas yang Anda pahami?

Rakornas semestinya dipahami sebagai forum koordinasi, bukan forum yang secara otomatis menghasilkan keputusan mengikat bagi seluruh elemen partai.

Bisa Anda tegaskan bahwa Rakornas tidak mengikat?

Baca juga : Kemendagri Minta Pemda Tindak Lanjuti Temuan KPK

Forum Rakornas virtual ini hanya untuk koordinasi. Kongko-kongko virtual saja. Tidak ada keputusan yang mengikat. Jadi, tidak perlu dibesar-besarkan. Santai saja.

Di tengah berbagai keputusan tersebut, saya berpandangan bahwa kedudukan dan daya ikat hasil Rakornas perlu dilihat berdasarkan aturan organisasi yang berlaku.  REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 31 Oktober 2026 dengan judul "Pemecatan Waketum & Sekjen PPP Menuai Polemik Di Internal Partai, M. Thobahul Aftoni: Forum Lucu-lucuan, Cuma Gertak Sambal"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.