Dark/Light Mode

Ikuti Pelatihan PEKERTI Uhamka

Bamsoet Dorong Peningkatan Kualitas Tenaga Pengajar Indonesia

Senin, 13 Mei 2024 13:54 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Dok. MPR)
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: Dok. MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR sekaligus Dosen Pascasarjana Universitas Borobudur dan Universitas Pertahanan (Unhan) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengikuti Pelatihan Peningkatan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) pada 13-18 Mei 2024. Pelatihan sebanyak 50 orang peserta PEKERTI, diselenggarakan sebagai pemenuhan persyaratan sertifikasi pendidik untuk dosen di Indonesia.

Bamsoet menerangkan, strategi pelaksanaan PEKERTI mencakup metode ceramah/presentasi, diskusi, tanya-jawab, praktik, dan penugasan mandiri dengan komposisi waktu 40 persen ceramah/presentasi dan 60 persen praktik dan tugas mandiri bagi peserta dengan bimbingan instruktur secara intensif.

Baca juga : Bentuk Satgas, KSP Dorong Percepatan Perdagangan Karbon

"Pembelajaran PEKERTI menggunakan moda daring dan blended learning (bauran). Melalui PEKERTI, dapat berkonstribusi bagi peningkatan kualitas dosen-dosen di Indonesia," ujar Bamsoet usai mengikuti PEKERTI secara virtual, di Jakarta, Senin (13/5).

Hadir secara virtual antara lain, Kepala LLDIKTI Wilayah III Prof Toni Toharudin, Rektor Uhamka Prof Gunawan Suryoputro, dan Ketua LP3 UHAMKA Tri Wintolo Apoko.

Baca juga : Bamsoet Dukung Prabowo Rangkul Semua Unsur yang Bisa Diajak Berkawan

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, PEKERTI memiliki beragam materi. Antara lain, Landasan Pendidikan Dr Imam Safi’i, Regulasi dan Kebijakan Pendidikan Tinggi oleh Prof Abd Rahman A Ghani, Perkembangan dan Pembelajaran Orang Dewasa Prof Prima Gustiyanti, Teori Belajar dan Pembelajaran oleh Nurrohmatul Amaliyah, Teori Motivasi dan Implementasinya dalam Pembelajaran oleh Eko Digdoyo, Pengembangan Kurikulum Program Studi oleh Imas Ratna Ermawati, dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) oleh Silih Warni.

Bamsoet melanjutkan, ada juga materi Desain Instruksional oleh Safrul, Taksonomi Tujuan Pembelajaran oleh Samsul Maarif, Komunikasi dalam Pembelajaran oleh Ai Fatimah Nur Fuad, Model-Model Pembelajaran Aktif-Inovatif Di Perguruan Tinggi oleh Sigid Edy Purwanto, Metode-Metode Mengajar oleh Somariah Fitriani, Media Pembelajaran oleh MB Ali Sya’ban, Pengembangan Bahan Ajar oleh Irdalisa, Pembelajaran Daring (Online Learning) oleh Tri Wintolo Apoko, Penilaian/Evaluasi Pembelajaran oleh Siti Zulaiha, serta Praktik Keterampilan Dasar Mengajar oleh Ihsana El Khuluqo dan Lelly Qodariah.

Baca juga : Terima KPPI, Bamsoet Dorong Peningkatan Peran Politik Perempuan

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Unpad ini menerangkan, para dosen seperti dirinya bisa mendapatkan banyak manfaat melalui keikutsertaan dalam PEKERTI. Antara lain, peserta dapat meningkatkan mutu aktivitas instruksional dalam proses pembelajaran, peserta dapat rencana pembelajaran semester (RPS) untuk mata kuliah yang diasuh sesuai capaian pembelajaran program studi dan peserta dapat mengembangkan bahan ajar.

"Tidak hanya itu, peserta juga dapat mengembangkan media pembelajaran berbasis digital dan peserta dapat mengembangkan instrument penilaian pembelajaran secara lengkap, seperti kisi-kisi, soal UTS/UAS, kunci jawaban, dan pedoman/rubrik penilaian," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.