Dark/Light Mode

Penyuluhan Pembuatan PGPR di Polbangtan Medan Tingkatkan Kemandirian Petani

Kamis, 30 Januari 2025 16:44 WIB
Kegiatan penyuluhan. (Foto: Dok. Pribadi)
Kegiatan penyuluhan. (Foto: Dok. Pribadi)

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan menggelar penyuluhan tentang pembuatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) bagi petani dan mahasiswa pertanian di wilayah Medan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Polbangtan Medan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petani dalam menghasilkan pupuk hayati berbasis mikroba lokal yang ramah lingkungan dan ekonomis.

PGPR, yang merupakan bakteri baik yang hidup di sekitar akar tanaman, berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tanaman terhadap berbagai tekanan lingkungan, seperti kekeringan dan serangan hama. Saya, sebagai mahasiswa Polbangtan Medan memimpin penyuluhan ini dengan memberikan penjelasan komprehensif tentang pentingnya PGPR dalam pertanian modern.

PGPR adalah solusi cerdas untuk meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan mikroba lokal, petani bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia, sehingga lebih hemat biaya dan tetap menjaga kualitas lingkungan.

Baca juga : Diresmikan Presiden, PLTGU Jawa-1 Tonggak Baru Kemandirian Energi Indonesia

Kegiatan penyuluhan meliputi sesi teori dan praktik langsung. Para peserta diajarkan cara membuat PGPR dengan bahan-bahan sederhana seperti air rendaman akar bambu, dedak, kapur sirih, dan gula merah . Proses pembuatan melibatkan langkah fermentasi yang mudah diterapkan bahkan di tingkat petani kecil.

Nazwa, seorang petani muda, mengungkapkan antusiasmenya. Dia mengaku, selama ini hanya tahu pupuk kimia. Setelah mengikuti pelatihan menjadi paham ada alternatif lain yang lebih murah dan sehat untuk tanah. Dia pun antusias akan mencoba membuat sendiri PGRP di rumah.

Direktur Polbangtan Medan, Yuliana Kansrini, menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari komitmen Polbangtan Medan untuk mencetak generasi petani yang berdaya saing. Dia berharap, melalui pelatihan seperti ini, para petani dapat lebih mandiri dan mampu menghadapi tantangan pertanian modern.

Baca juga : Peduli Pemberdayaan UMKM, AdaKami Beri Permodalan Ke Petani Ciamis

Penyuluhan ini ditutup dengan diskusi interaktif antara peserta dan pemateri. Berbagai pertanyaan teknis seputar PGPR dan aplikasinya di lapangan dijawab secara tuntas. Polbangtan Medan berencana mengadakan pelatihan serupa di masa mendatang untuk menjangkau lebih banyak petani di Indonesia.

Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan petani semakin sadar akan pentingnya inovasi berbasis hayati untuk meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan penyuluhan ini berkolaborasi dengan Perpustakaan Polbangtan Medan. Penyuluhan ini bagian dari Mata Kuliah Teknologi Informasi Penyuluhan Pertanian, dengan Dosen Pengampu Liza Devita dan Yusra Muharami Lestari.

Muhammad Lutfhi RFobbiansyah
Muhammad Lutfhi RFobbiansyah
Mahasiswa Polbangtan Medan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.