Dark/Light Mode

Pulung Gantung Pati Ngendat Sajikan Fenomena Gantung Diri Di Gunungkidul

Selasa, 21 Januari 2025 10:57 WIB
MAKARA Production bersama Bravo Romeo Production mempersembahkan film horor terbaru berjudul Pulung Gantung Pati Ngendat yang akan tayang pada 06 Februari 2025. Foto: Istimewa
MAKARA Production bersama Bravo Romeo Production mempersembahkan film horor terbaru berjudul Pulung Gantung Pati Ngendat yang akan tayang pada 06 Februari 2025. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - MAKARA Production bersama Bravo Romeo Production mempersembahkan film horor terbaru berjudul “Pulung Gantung Pati Ngendat” yang akan tayang pada 06 Februari 2025.

Film ini mengangkat kisah urban legend, “Pulung Gantung Pati Ngendat” mengisahkan tentang Rian (Andrew Barrett) bersama kekasihnya, Alana (Nadia Bulan Sofya) dan dua temannya, Ben (Michael Russell) dan Elsa (Annisa Aurelia Kaila), mendatangi kampung halamannya setelah mendapat kabar kematian bapaknya yang disebabkan oleh kutukan Pulung Gantung.

Tidak hanya menampilkan mitos tentang keberadaan Pulung Gantung, film besutan Chiska Doppert ini juga menyajikan visual yang indah dari lanskap pemandangan di Gunungkidul.

Cerita yang ditawarkan tak melulu soal kisah seram, melainkan ada unsur petualangan, persahabatan, percintaan, dan kekeluargaan.

Baca juga : Sepuluh Manfaat Makan Siang Bergizi Gratis

Chiska Doppert selaku sutradara menyampaikan fakta menarik tentang pemilihan lokasi syuting yang memang jarang digunakan. Bahkan, warga sekitar tidak ada yang mau datang ke lokasi tersebut, sebab akses yang sulit.

“Kami sengaja memilih untuk syuting di tempat yang belum terjamah, bahkan belum digunakan oleh film-film lain. Tujuannya, supaya film ini memiliki daya tarik dari segi visual yang menampilkan keindahan alam di Gunungkidul,” ungkap Chiska Doppert.

“Setiap detail dalam film ini, dari setting hingga tata suara, dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang mencekam dan tak terlupakan,” lanjutnya Produser Shankar R.S juga turut menambahkan pendapatnya soal film “Pulung Gantung Pati Ngendat” dalam acara Press Conference di Epicentrum.

“Melalui film ini, kami mau menyampaikan pesan kalau bunuh diri bukan jalan keluar untuk mengatasi masalah. Apalagi mengaitkan kenyataan yang terjadi dengan mitos yang belum tentu benar adanya. Jika kalian ada masalah, jangan dipendam sendiri hingga menimbulkan depresi,” ujarnya.

Baca juga : PLN Dukung Pemberdayaan Desa Lontar Di Tangerang

“Kita berharap lewat film Pulung Gantung, masyarakat bisa sadar untuk tidak terus menerus percaya dengan hal-hal negatif,” lanjutnya.

Rama B Tribudiman selaku Executive Producer juga memberikan tanggapannya tentang film “Pulung Gantung Pati Ngendat” yang mengambil mitos Pulung Gantung di Gunungkidul.

“Dari awal proses pengembangan ceritanya, dari kami memang sudah menekankan bahwa film ini tidak akan sepenuhnya mengikuti mitos yang dipercaya masyarakat. Kami ingin penonton bisa memperoleh nilai positif setelah menyaksikan film ini di bioskop,” ujarnya.

Tak ketinggalan, ada Boy Rano dari Bravo Romeo Production yang juga menyampaikan harapannya untuk masyarakat yang ingin menonton film “Pulung Gantung Pati Ngendat”.

Baca juga : Pendidikan & Pangan Didorong Gunakan AI

“Di balik genre horornya, film ini juga membawa pesan moral tentang menghormati aturan dan larangan yang ada di setiap daerah. Kami berharap film ini dapat menginspirasi penonton untuk lebih menghormati dan menjaga sikap saat berada di tempat baru,” ujarnya.

Selain Andrew Barrett, Nadia Bulan Sofya, Michael Russell, dan Annisa Aurelia Kaila, “Pulung Gantung Pati Ngendat” dibintangi Egi Fedly sebagai Karsidi, Indra Pacique sebagai Prasetyo, dan Adelia Rasya sebagai Marlina. Film “Pulung Gantung Pati Ngendat” akan membawa penonton Indonesia ke dalam mitos tentang Pulung Gantung yang konon bisa menyebabkan orang melakukan bunuh diri! Tayang mulai 06 Februari 2025 di bioskop Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.