Dark/Light Mode

KKN PMD Unram Gelar Pelatihan Budidaya Jamur Janggel di Sukarema

Rabu, 12 Februari 2025 20:35 WIB
Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Sukarema. (Foto: Dok. Pribadi)
Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram Desa Sukarema. (Foto: Dok. Pribadi)

Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram (Unram) melaksanakan sosialisasi dan pelatihan mengenai pemanfaatan limbah tongkol jagung untuk budidaya jamur janggel. Pelatihan dilaksanakan di Kantor Desa Sukarema, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (2/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan program kerja utama mahasiswa KKN PMD Unram kepada masyarakat Desa Sukarema sekaligus mendukung pencapaian tujuan program SDGs (Suistainable Development Goals). Kegiatan ini sejalan dengan salah satu tujuan SDGs yaitu SDGs 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Program ini mewujudkan tujuan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.

Pengolahan jagung oleh petani di Desa Sukarema hanya memanfaatkan metode pengeringan dan kemudian dipipil. Limbah tongkol jagung yang dihasilkan dimanfaatkan mahasiswa KKN PMD Unram sebagai media untuk budidaya jamur janggel sebagai upaya untuk optimalisasi pemanfaatan limbah jagung menjadi sesuatu yang dapat mencerminkan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan, sekaligus mewujudkan pengoptimalisasian limbah pertanian berbasis ekonomi hijau.

Baca juga : KBRI Bangkok Gelar Pameran Karya Seni Butet Kartaredjasa

Sosialisasi ini melibatkan partisipasi dari perwakilan masyarakat Desa Sukarema yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan pemuda-pemudi yang hadir menjadi audiens. Dalam sambutannya, Ketua Kelompok KKN Desa Sukarema, Khairul Anam, menyampaikan, sosialisasi dan pelatihan budidaya jamur janggel ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada audiens mengenai manfaat pengelolaan limbah pertanian menjadi sesuatu yang memiliki harga jual dan manfaat untuk masyarakat.

Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram, Faesal Amri, yang menjadi pemateri, menyampaiakan bahwa berdasarkan survei yang telah dilakukan, limbah tongkol jagung di Desa Sukarema hanya dimanfaatkan untuk bahan bakar saat proses pembuatan tahu. Solusi yang ditawarkan Kelompok KKN PMD Unram salah satunya adalah budidaya jamur janggel.

Pemateri juga menyampaikan beberapa kandungan gizi yang ada pada jamur janggel seperti serat, vitamin, dan mineral. Jamur janggel memiliki manfaat sebagai anti-bakteri dan anti-inflamasi serta baik untuk kesehatan saraf dan keseimbangan elektrolit.

Baca juga : PM India Berbagi Pengalaman Beri Makan Siang Gratis Anak Sekolah ke Prabowo

Jamur janggel memiliki banyak manfaat bagi tubuh, akan tetapi dapat menjadi racun apabila dikonsumsi ketika sudah berubah warnanya menjadi hitam atau sudah tumbuh spora. Selama sosialisasi juga disampaikan alat bahan serta apa saja langkah yang menjadi poin penting saat proses budidaya jamur janggel.

Budidaya jamur janggel memiliki kelebihan seperti bahan bakunya mudah didapatkan, ramah lingkungan, biaya produksi rendah, dan bisa menjadi nilai ekonomi tambahan apabila diproduksi dalam skala besar. Hanya saja, budidaya jamur janggel juga memiliki kekurangan seperti mudah terkontaminasi dan butuh keahlian yang tepat untuk memelihara jamur saat proses pencampuran, inokulasi, dan perawatan hingga pemanenan.

Sebelum melakukan sosialisasi, Lelompok KKN PMD Unram melakukan penelitian dengan cara membandingkan beberapa perlakuan, seperti melobangi penutup wadah pertumbuhan jamur, menumbuhkan jamur hanya dalam kondisi lembab dan tanpa nutrisi, menggunakan wadah yang berbeda, dan perlakuan penyiraman yang berbeda. Hasilnya, jika penutup wadah pertumbuhan jamur dilobangi maka akan menghasilkan pertumbuhan jamur yang kurang maksimal. Pada perlakuan tanpa nutrisi, jamur janggel akan tumbuh namun sedikit lebih lama dan jumlahnya sedikit. Penggunaan wadah yang berbeda tidak memengaruhi pertumbuhan jamur, hanya saja mungkin jumlah jamur yang bisa dipanen hanya sedikit sesuai dengan besarnya wadah yang digunakan.

Baca juga : Tingkatkan Keterampilan Ibu-ibu, PIK 2 Gelar Pelatihan Merajut Di Teluknaga

Mahasiswa KKN PMD Unram tidak hanya menyampaikan materi mengenai jamur janggel ini secara teoritis, tetapi juga melakukan demonstrasi pembuatan media untuk budidaya jamur janggel. Hamzan Irawandi dan Imam Fathurrahman, selaku Mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram yang melakukan demonstrasi, menyampaikan bahwa hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran langsung kepada audiens mengenai proses pembuatan media untuk budidaya jamur janggel.

Demonstrasi ini mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi dari audiens yang sebagian besar merupakan ibu-ibu PKK. Mereka ikut mencoba pembuatan media untuk budidaya jamur janggel dengan penuh semangat.

Lalu Rosmawan
Lalu Rosmawan
Mahasiswa Universitas Mataram

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.