Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
KKN PMD Unram Aikmel Timur Hadirkan Cookies Kelor: Cemilan Sehat dan Bergizi
Rabu, 19 Februari 2025 09:07 WIB
Kegiatan inovasi pengelolaan pangan berupa cemilan sehat dan bergizi dari daun kelor untuk mengatasi masalah stunting pada anak yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN PMD Universitas Mataram (Unram) Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis (6/2/2025). Kegiatan melibatkan Ibu-ibu kader Posyandu di Desa Aikmel Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak dengan cara yang praktis dan menarik, sekaligus membuka peluang usaha bagi para peserta.
Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi oleh Annisa Qurani Yulianti, sebagai salah satu mahasiswa KKN PMD Unram Aikmel Timur. Annisa menyampaikan mengenai stunting, penyebabnya, serta manfaat daun kelor fortifikasi.
Baca juga : Ancol Taman Impian Hadirkan Program Spesial Selama Natal dan Tahun Baru
Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal memiliki kandungan gizi yang tinggi, seperti protein, kalsium, zat besi, kalium, vitamin A, vitamin C, serta antioksidan yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Bahkan, kandungan protein daun kelor lebih tinggi dibandingkan susu, sementara kadar vitamin C-nya melampaui jeruk, dan zat besinya lebih banyak dibandingkan bayam.
Setelah sesi materi, peserta langsung mempraktikkan pembuatan cookies daun kelor, mulai dari pencampuran bahan, pencetakan adonan, hingga proses pemanggangan. Cookies yang telah matang kemudian dicicipi oleh para peserta, yang memberikan respon positif terhadap rasa dan manfaatnya.
Baca juga : Prabowo Tinjau Tambak Ikan di Karawang, Dorong Ketahanan Pangan Bergizi
Dengan adanya inovasi ini, ibu-ibu kader diharapkan dapat menerapkan pembuatan cookies kelor sebagai cemilan sehat bagi anak-anak, membantu meningkatkan asupan gizi mereka, serta turut berkontribusi dalam pencegahan stunting. Selain itu, inovasi ini juga berpotensi dikembangkan menjadi produk lokal bernilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga : Miutiss Hadirkan Tisu Bambu Bebas Klorin Pertama di Indonesia
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memberdayakan masyarakat Desa Aikmel Timur untuk menciptakan solusi berbasis pangan lokal guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. Diharapkan, upaya serupa terus dilakukan agar permasalahan gizi buruk dapat ditekan dan generasi masa depan tumbuh dengan lebih sehat dan cerdas
Lalu Rosmawan
Mahasiswa Universitas Mataram
Mahasiswa Universitas Mataram
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya