Dark/Light Mode

Dihadiri Menteri Karding, IHC STIKes Pertamedika Gelar Ucap Janji Kepaniteraan

Jumat, 28 Februari 2025 14:00 WIB
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding (kanan) menghadiri prosesi Ucap Janji Kepaniteraan mahasiswa STIKes Pertamedika. (Foto: Ist)
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding (kanan) menghadiri prosesi Ucap Janji Kepaniteraan mahasiswa STIKes Pertamedika. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika (IHC STIKes Pertamedika), yang berada di bawah naungan PT Pertamina Bina Medika IHC, menggelar prosesi Ucap Janji Kepaniteraan bagi mahasiswa Program Studi S-1 Keperawatan Angkatan XVII/2024 dan Program Studi D-III Keperawatan Angkatan XXXVI/2024.

Acara ini berlangsung di Gedung Wanita Patra Simprug, Kamis (27/2/2025) ini menandai kesiapan mahasiswa sebelum memasuki tahap praktik klinik.

Prosesi Ucap Janji Kepaniteraan merupakan tradisi penting dalam pendidikan keperawatan, yang menandai kesiapan mahasiswa dalam menerapkan ilmu dan keterampilan di dunia nyata. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Yayasan Pendidikan Pertamedika, manajemen STIKes Pertamedika, dosen, tenaga kependidikan, serta para orang tua mahasiswa.

Baca juga : Pengurus HIPTEK Siap Perkuat Pemeriksaan Kesehatan Pekerja Migran

Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding. Dalam sambutannya, dia mendorong mahasiswa keperawatan untuk melihat peluang kerja di tingkat global. Ia menekankan bahwa tenaga kesehatan Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi di berbagai negara dengan kompetensi yang mumpuni.

“Bekerja di luar negeri saat ini bukan sekadar pilihan, tetapi merupakan peluang strategis bagi tenaga kesehatan Indonesia. Selain mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik, pengalaman internasional juga membuka ruang untuk peningkatan kompetensi, transfer of skill, serta membangun jejaring profesional di tingkat global. Saya berharap para mahasiswa mulai mempertimbangkan alternatif ini dan menjadikannya sebagai bagian dari perjalanan karier mereka ke depan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Pertamedika, Asep Saifudin menegaskan,  profesi perawat memiliki prospek luas, baik di dalam maupun luar negeri.

Baca juga : Gelar Partnership Gathering, IKPI Perkuat Sinergi Dunia Usaha dan Profesi Pajak

“Perawat tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan domestik, tetapi juga memiliki peluang besar untuk berkontribusi di berbagai negara. Dengan kompetensi dan profesionalisme yang kuat, lulusan keperawatan Indonesia dapat bersaing secara internasional,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua STIKes Pertamedika, Ns. Maryati menekankan, prosesi Ucap Janji Kepaniteraan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi langkah awal dalam membentuk karakter dan tanggung jawab mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan.

“Mahasiswa harus memahami bahwa profesi keperawatan tidak hanya menuntut keterampilan klinis, tetapi juga dedikasi, empati, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,”ungkapnya.

Baca juga : Peduli Lingkungan, Pertamina Gelar Sekolah Energi Berdikari di Bojonegoro

Sebagai institusi pendidikan yang berfokus pada pengembangan tenaga keperawatan, IHC STIKes Pertamedika mengadopsi kurikulum berbasis kompetensi yang dirancang untuk menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi. Mahasiswa tidak hanya dibekali dengan keterampilan klinis, tetapi juga pelatihan dalam manajemen keperawatan, teknologi kesehatan, serta kesiapan menghadapi tantangan global dalam dunia medis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.