Dark/Light Mode

Educourse.id Hadirkan Pelatihan Koding AI untuk Guru se-Indonesia

Jumat, 18 Juli 2025 20:26 WIB
Pelatihan Koding KKA jenjang Pendidikan Dasar, di SMP 4 Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: Educourse.id)
Pelatihan Koding KKA jenjang Pendidikan Dasar, di SMP 4 Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: Educourse.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Educourse.id memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital pendidikan nasional melalui partisipasinya dalam program Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Terpilih sebagai salah satu dari 90 Lembaga Pelatihan Digital (LPD) dari lebih dari 200 lembaga yang mendaftar secara nasional, Educourse.id membuktikan komitmennya dengan menjangkau lebih dari 2500 sekolah di 15 provinsi Indonesia sejak Mei 2025.

Mulai dari Provinsi Bengkulu, Sumatera Barat, Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua Barat Daya, dan Kalimantan Tengah.

“Kami ingin menjadi bagian dari perubahan besar pendidikan Indonesia. Fokus kami bukan hanya pada pemerataan akses pelatihan, tetapi juga pada kualitas pelaksanaannya,” ujar CEO Educourse.id, Mutiara Hikma Mahendradatta dalam keterangannya, Jumat (18/7/2025).

Baca juga : Komisi VI DPR Ingatkan Pengelolaan Kopdes Merah Putih Kudu Profesional

Mutiara menjelaskan, salah satu kekuatan utama Educourse.id terletak pada kualitas fasilitator internal yang dikembangkan secara serius.

Sebelum diajukan menjadi fasilitator nasional, seluruh fasilitator Educourse menjalani onboarding training internal yang ketat dan diwajibkan memiliki sertifikasi STEM internasional.

Hal ini, kata Mutiara, menghasilkan capaian membanggakan antara lain, 100 persen dari 90 fasilitator yang dikirim untuk mengikuti Bimbingan Teknis Nasional (Bimtek) dinyatakan lulus, bahkan beberapa memperoleh predikat Peserta Terbaik.

“Kualitas fasilitator adalah prioritas utama kami. Kami memastikan mereka tidak hanya menguasai materi, tapi juga mampu menginspirasi guru-guru di lapangan,” tambah Mutiara.

Baca juga : Disambut Diaspora di Belgia, Prabowo Panen Doa untuk Masa Depan Indonesia

Mutiara menjelaskan, dtruktur pelatihan terpadu dan terukur di Educourse.id. Di antaranya. Pelatihan Koding dan KA dirancang dengan total 180 jam pelajaran (JP), yang terbagi dalam tiga fase.

Ketiganya yaitu, IN‑1 (Tatap Muka Awal): 40 JP, ON (Pendampingan Lapangan): 120 JP dan IN‑2 (Refleksi Akhir): 20 JP.

Model pelatihan ini kata Mutiara mengintegrasikan pembelajaran daring dan praktik langsung di sekolah, didukung oleh platform Learning Management System (LMS), modul digital, forum diskusi, serta sistem mentoring yang memadai.

Educourse.id, kata Mutiara, berkomitmen memperluas cakupan pelatihan serta memperkuat ekosistem pembelajaran digital di Indonesia.

Baca juga : Menko PM Telusuri Dugaan Penyalahgunaan Bansos Untuk Judol

"Dengan pendekatan berbasis data, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, Educourse.id optimis mampu mencetak tenaga pendidik yang siap menjawab tantangan zaman," harapnya.

Sementara Guru SMPN 1 Tengaran, Wijayanti mengatakan, pelatihan ini membuka wawasannya tentang teknologi, terutama kecerdasan buatan.

“Materi yang disampaikan jelas, interaktif, dan aplikatif membuat saya lebih percaya diri untuk mengimplementasikan AI dalam pembelajaran di kelas. Terima kasih Educourse.id atas pengalaman luar biasa ini," puji Wijayanti.

Terpisah, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan, Muhammad Muchlas Rowi, menyambut baik kolaborasi dari Lembaga Pelatihan Digital, seperti Educourse.id, yang konsisten mendampingi guru-guru di lapangan dengan pendekatan sistematis.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.